Arini Indriaswari, Raih Sukses Berkat Hobi
Tebet > Profil

Arini Indriaswari, Raih Sukses Berkat Hobi

Rabu, 30 November 2016 17:00 WIB
Editor : Zaen | Sumber : Dok Infonitas

Arini Indriaswari
Arini Indriaswari

Share this





“Wanita harus bisa memaknai setiap penampilannya”

Eksekutif - Hobi bisa menjadi jalan bagi seseorang untuk meraih kesuksesan dalam bisnis. Itulah yang dirasakan oleh Arini Indiaswari dalam membangun usaha K&K Stones Galery and Workshop. Hobinya merangkai aksesori seperti gelang dan kalung dari batu alam membuatnya berpikir menjadikan hobinya itu menjadi peluang bisnis. Sejak dua tahun lalu, wanita yang akrab disapa Irien itu memulai langkah bisnisnya melalui media sosial Facebook.

Tanpa disangka, langkah membuka usaha online itu menjadi pintu pertama dalam dunia bisnisnya. Bisnis aksesorinya mendapat sambutan luar biasa dari konsumennya. Melihat keberhasilan itu, tepatnya akhir tahun lalu, ia memberanikan diri membuka sebuah toko K&K Stones Galery and Workshop bernama di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

Setiap harinya, wanita berusia 48 tahun itu selalu disibukan dengan kegiatan mendesain kalung dan gelang dari beberapa jenis batuan seperti Blue Agate berlapis Lazulli. Dalam  menjalani bisnisnya itu, penyuka batu Pirus ini mendapat dukungan penuh dari kedua anaknya. Dukungan itu seakan menjadi ‘darah segar’ dalam memompa semangatnya. “Bahkan anak pertama saya yang perempuan itu suka membantu saya bikin kalung-kalung ini,” jelasnya.

Meski bisnis yang dilakoninya berhubungan erat dengan dunia wanita, namun tak juga merubah karakter diri yang sedikit tomboy. Menurutnya, kesan itu menunjukkan sebuah simbol wanita tegas, tegar, survive, dan kharismatik. “Namun tetap ada sisi keibuannya,” senyum wanita yang akan lebih memilih mengenakan jeans dibanding rok dalam kesehariannya. Namun ada kalanya, ia dituntut untuk tampil feminin dan modis. “Misalnya ketika ada pertemuan dengan orang tua dan guru di sekolah,” tambah Irien.







Tebet > Profil

Sigit Permadi, Manager dan Art Director Ziza Beauty Bar

Rabu, 30 November 2016 16:45 WIB
Editor : Zaen | Sumber : Dok Infonitas

Sigit Permadi
Sigit Permadi

Share this





Karier - Sudah enam tahun Sigit Permadi menekuni pekerjaan di bidang kecantikan. Ia bercerita, ketertarikannya bermula dari tawaran seorang kenalannya yang ingin membuka salon kecantikan bernama Ziza Beauty Bar. Sebelumnya ia sempat belajar mengenai skin care brand dari Amerika dan make up Paris. Saat berusia 23 tahun, ia merasa yakin untuk menekuni dunia kecantikan. “Banyak hal menarik dan menguntungkan dalam bisnis kecantikan yang tidak akan pernah ada matinya,” ujar pria kelahiran Sukabumi, 5 Juni 1989 itu.

Tidak hanya dalam make up, ia juga mengasah kemampuannya dengan belajar menjadi ahli sulam di Singapura dan Korea. Sebagai Manager sekaligus Art Director Ziza Beauty Bar, Sigit tak segan turun tangan untuk mengetahui kinerja karyawannya. Agar mendapatkan pemikiran yang sama, ia rutin mengadakan briefing mengenai pelayanan customer.







Tebet > Profil

Teguh Wijayanto, Head of Public Relation PT. Blue Bird Tbk

Rabu, 30 November 2016 16:30 WIB
Editor : Zaen | Sumber : Dok Infonitas

Teguh Wijayanto
Teguh Wijayanto

Share this





Karier - Hampir 15 tahun, Teguh Wijayanto menjalani karier sebagai Head of Public Relation Blue Bird Group. Sebelumnya, ia menekuni profesi wartawan di beberapa perusahaan media. Ia bercerita, dulu ia dituntut mendapatkan narasumber dan berita sebagai tulisan dan foto. Sekarang pekerjaannya justru menuntut ia menjadi narasumber dalam menerangkan dan menangani masalah tertentu. Tidak hanya  menangani wilayah Jabodetabek, namun juga cabang  Blue Bird di kota lain di Indonesia.

Diakui pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1969 itu, profesinya saat ini berbanding terbalik dengan pekerjaan saat jadi wartawan. “Wartawan bisanya membuat bad news is good news,” ucapnya sambil tertawa. Kemampuannya dalam bidang kehumasan di bidang transportasi menuntutnya untuk dapat menyampaikan dan membuat informasi good news is good news. Ke depannya, penyuka traveling itu ingin mencoba bidang lain namun masih dalam lingkup komunikasi.







Tebet > Profil

Noel Arbianto, Kerja Keras, Jujur, dan Tanpa Pamrih

Rabu, 30 November 2016 16:15 WIB
Editor : Zaen | Sumber : Dok Infonitas

Noel Arbianto
Noel Arbianto

Share this





“Kita hanya bisa berusaha selebihnya Tuhan yang memutuskan”

Eksekutif - Dunia kerja bisa menjadi tantangan atau beban. Itu tergantung bagaimana cara memandang dan menikmati pekerjaan. Jika menjalaninya dengan enjoy, beragam tantangan itu bisa diselesaikan dengan baik. Itulah yang dipegang oleh Noel Arbianto dalam menjalani bisnisnya di dunia food and beverage (F&B). Bagi pria lulusan universitas di Amerika Serikat ini, dunia F&B sangat menarik digeluti. Ia sangat menyukai bidang ini. “F&B itu bagus. Dalam membuat suatu produk, kita harus memperlajari dari dapur sampai siap disajikan ke konsumen,” ucap pria yang hobi makan itu.

Noel bercerita, sebelum melakukan kerja sama dengan Ibu AA Raka Sueni, Pemilik Bebek Bengil, ia terlebih dahulu melakukan riset. Selama beberapa bulan melakukan observasi tentang bagaimana mengelola sebuah rumah makan. Segala hal dipelajari dan diperhatikan dengan baik. Noel sadar bahwa semua itu adalah kunci keberhasilan untuk mengelola rumah makan miliknya di Jakarta.

Tepat pada 2014, Noel memberanikan diri membuka rumah makan Bebek Bengil pertamanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. “Melihat prospek yang cukup menjanjikan akhirnya saya buka outlet kedua di Gandaria City,” ucapnya. Diakuinya, perjalanan bisnisnya itu tidak selalu mulus. Ada saja halangan dan rintangan usaha. Namun ia menganggap semua itu sebagai sarana mendewasakan diri dalam bisnis.

Dalam menjalani bisnis, pria berdarah Jawa ini selalu berpegang teguh pada tiga hal yakni, kerja keras, jujur, dan tanpa pamrih. Jika itu dipegang teguh, maka rezeki akan datang menghampiri. Terpenting adalah berusaha untuk meraih rezeki yang memang ditakdirkan untuknya. “Kita hanya bisa berusaha selebihnya Tuhan yang memutuskan,” tutupnya.