Tebet > Pendidikan

Warga Sering Tawuran, Ini Kata Camat Tebet

Selasa, 10 Januari 2017 10:33 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Purwanto

Mahludin bersama ketur RW setempat sedang melakukan pertemuan dan membahas permasalan tawuran. (Ipunk)
Camat Tebet dan warga.
Foto : Purwanto

Share this





Warga diminta tidak nongkrong hingga malam hari sebut Camat Tebet demi antisipasi tawuran.

TEBET - Pasca tawuran antar warga di RW 04 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, dalam dua hari terakhir ini pihak Kecamatan Tebet bersama dengan TNI/Polri dan tokoh masyarakat sepakat memberlakukan jam malam.

Camat Tebet, Mahludin mengatakan, tidak diperbolehkan ada kerumunan warga di atas pukul 22.00. Pasalnya, kondisi ini diduga dapat memicu kembali terjadinya tawuran susulan.

"Nggak boleh nongkrong di taman, di pinggir jalan, batas sampai jam 22.00. Sesuai kesepakatan, warga yang masih kedapatan nongkrong di atas jam 22.00 akan dibubarkan polisi," ungkap Mahludin, kepada infonitas.com saat ditemui di kantornya, Senin (9/1/2017).

Kepolisian Tebet, kata dia, telah mengantongi sejumlah nama pemuda yang terlibat tawuran dan dianggap sebagai pentolan dari kedua belah pihak.

Pada Minggu (8/1/2017) dua kelompok yang bertikai  tidak hadir dalam pertemuan antar warga. Sampai akhirnya Senin (9/1/2017) kemarin mereka datang. Bahkan, mereka datang dan membuat surat pernyataan.

"Bahwa kalau ini terjadi lagi akan diproses secara hukum. Kemarin RW 04 kan ada beberapa orang yang ikut terlibat belum hadir. Pada kesempatan hari ini mereka hadir dan membuat pernyatan. Kalau terjadi tawuran dia yang diamanakan,"ungkap Mahludin.

Mahludin juga mengingatkan kepada pengurus RT/RW setempat agar bisa mengantisipasi adanya keterlibatan warga dari luar wilayahnya yang justru memperkeruh suasana.

"Disinyalir ada keterlibatan warga di luar Manggarai. Karena berteman diajak bela kampungnya. Harus bisa memetakan, siapa yang bukan warganya. Ternyata pak RW juga nggak tahu kalau ada yang bukan warga mereka ikut tawuran,"katanya.