Tebet > Laporan Utama

Polisi Kawal JPU Usai Sidang Ahok ke-20

Kamis, 20 April 2017 13:42 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

Sidang Ahok.
Sidang Ahok.
Foto : istimewa

Share this

0





0

Polisi berseragam lengkap dan berpakaian preman terlihat mengawal Jaksa Penuntut Umum (JPU) usai persidangan kasus penistaan agama ke-20, Rabu (20/4/2017).

PASAR MINGGU – Ada yang tak biasa usai persidangan ke-20, kasus penistaan agama atas terdakwa Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar di Aula Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (20/4/2017) pagi. Pengamanan khusus diberikan tim kepolisian kepada Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tim JPU ternyata mendapat pengawalan ketat ketika akan meninggalkan tempat persidangan dengan polisi berseragam lengkap dan berpakaian preman.

Pengawalan tersebut dimulai sejak dari dalam ruang sidang, apalagi sebelumnya Ketua JPU Ali Mukartono sudah memberikan pernyataan kepada media selama empat menit.

Baca : MRT Jakarta Pastikan Jaringan Komunikasi Bawah Tanah Aman

Setelah itu, polisi langsung mengarahkan Tim JPU untuk naik ke dalam kendaraan taktis. Bahkan, kendaraan itu juga dikawal ketat, ada mobil patroli polisi yang mengawal di depan dan belakang.

“Perbuatan saudara secara sah dan meyakinkan telah memenuhi unsur 156 KUHP. Oleh karena itu, terdakwa harus dijatuhi pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun,” kata JPU Ali Mukartono di hadapan Majelis Hakim, Kamis (20/4/2017).

Adapun Pasal 156 KUHP tersebut berbunyi, "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500".