Tebet > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Ahok Disoraki Warga Penggusuran Bukit Duri

Rabu, 19 April 2017 15:09 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Yusuf Bachtiar

Suasana penghitungan suara di TPS 52, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).
Suasana penghitungan suara di TPS 52, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).
Foto : Yusuf Bachtiar

Share this

0





1

Penghitungan suara menarik perhatian warga penggusuran Bukit Duri, bahkan kertas suara pemilih Ahok mendapat sorakan.

TEBET - Proses penghitungan suara di TPS 52, RW 12 Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan mendapat antusiasme besar dari warga. Sebab, hingga siang ini masih banyak warga yang memadati TPS 52 hanya untuk menyaksiskan proses penghitungan suara.

Namun, ada yang unik ketika suara pemilih Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama disebutkan  dalam penghitungan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Warga dengan kompak menyoraki nama Cagub tersebut sambil sesumbar candaan terkait penggusuran.

"Woooo.... Yang pilih 2 pindah ke Rawa Bebek," sorak warga saat  Panitia Pemungutan Suara menghitung suara Paslon nomor urut 2 di TPS 52, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

Baca : Putri Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Jangan ‘Baper’

TPS 52 merupakan lokasi di mana sebagian warganya merupakan korban penggusuran normalilasi Kali Ciliwung yang dilakukan atas perintah Ahok sebagai Gubernur Jakarta, tahun lalu.

Sebagian warga sudah pindah ke Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur sebagai relokasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sedangkan sebagaian warga, ada pula yang memilih menetap dan berharap setelah Pilkada tidak ada lagi penggusuran terjadi di Bukit Duri dengan terpilihnya gubernur baru.

"Ayooo lanjut nomor 3, OKE OCE," sahut salah warga Bukit Duri ketika panitia menghitung suara Paslon Nomor urut 3.