Tangerang > Laporan Utama

Buntut Perselisihan Angkot dan Ojek Online di Tangerang

Rabu, 15 Maret 2017 12:19 WIB
Editor : Ivan | Sumber : Okezone.com

Konvoi angkot dan ojek online di Kota tangerang.
Konvoi angkot dan ojek online di Kota tangerang.
Foto : Handrian

Share this

0





1

Meski sudah tidak ada lagi keributan, Pemkot Tangerang tetap menyusun rencana khusus guna menuntaskan masalah transportasi di wilayahnya.

TANGERANG – Tak ingin bentrokan antarpenyedia jasa transportasi terulang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membentuk tim terpadu. Tim ini bertugas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terkait regulasi transportasi online.

"Tim juga akan melakukan konsultasi dengan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) agar kasus perselisihan antara angkutan umum dan transportasi online tak terulang, biar ketemu juga solusinya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Syaiful Rohman, Seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu (15/3/2017).

Syaiful menambahkan, terkait operasional transportasi online di Kota Tangerang, sejauh ini pihaknya masih berpatokan pada Permenhub Nomor 32 tahun 2016. Kalau mengenai regulasinya, lanjut dia, diserahkan kepada pemerintah daerah. Ia mengaku belum mengetahui secara jelas tentang hal tersebut.

“Maka itu, tim terpadu akan mencoba untuk berkoordinasi agar pelayanan transportasi massal di Kota Tangerang berjalan dengan baik. Intinya adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan transportasi yang layak dan pengemudi pun bekerja dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Baca Juga : Damai, Sopir Angkot dan Ojek Online Tangerang Piknik Bareng

Terpisah, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga angkat bicacara terkait masalah transportasi ini. Ia bilang, pemerintah pusat harus tegas dalam menyelesaikan masalah.

“Sebab, baik angkutan umum maupun transportasi online, saat ini dibutuhkan banyak masyarakat. Adapun terkait masalah regulasi, pemerintah pusat harus segera mengambil kepastian,” katanya.

“Berkat komitmen kesepakatan damai yang sudah dibuat, saat ini situasi sudah aman. Tetapi masalah yang lalu harus tetap diselesaikan," ujarnya menanggapi bentrokan antara sopir angkot dan driver ojek online yang sepmat pecah di Kota tangerang beberapa hari lalu.