Sunter Ancol > Laporan Utama

Kelurahan Kebon Kosong Bersiap Hadapi Banjir

Rabu, 11 Januari 2017 12:15 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Mardia Ningsih

Lurah Kebon Kosong Dwi Sigit Hariyono
Lurah Kebon Kosong Dwi Sigit Hariyono

Share this





Kelurahan Kebon Kosong suah membuat posko banjir, kerja bakti, basmi jentik nyamuk, dan membersihkan saluran air.

KEMAYORAN - Memasuki puncak musim penghujan, Lurah Kebon Kosong Dwi Sigit Hariyono mulai mendirikan posko banjir dan fokus membersihkan jentik nyamuk di wilayahnya.

"Kita sudah mendirikan posko bencana sesuai dengan arahan bapak walikota, posko tersebut dijaga oleh Staf Kelurahan, Babinsa, Linmas dan PPSU. Didalam posko terdapat nomor telepon penting yang bisa dihubungi, " katanya saat ditemui infonitas.com, beberapa waktu lalu.

Untuk mencegah banjir, Sigit juga menugaskan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk menyisir jalanan yang terdapat tali-tali air dan membersihakn saluran-saluran air dari sampah.

"Kita juga melakukan kerja bakti massal bersama Sudin Tata Air Jakarta Pusat pada bulan November dan Desember," ungkapnya.

Selain itu, Sigit menghimbau agar warga juga melalukan kerja bakti dilingkungam sekitar rumah setiap minggunya. "Dengan proses pencegahan semoga tidak ada banjir dan tidak ada warga terkena DBD pasca musim penghujan," tutupnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Dua Hari, PPK Kemayoran Selesaikan Rekapitulasi 28 TPS

Jumat, 17 Februari 2017 13:03 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Mardia Ningsih

Ilustrasi surat suara
Ilustrasi surat suara

Share this





Meskipun jadwal rekapitulasi suara terakhir pada 27 Februari 2017, tetapi PPK Kemayoran telah menyelesaikan 28 dari 270 TPS.

KEMAYORAN – Jadwal rekapitulasi suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 dijadwalkan mulai 16 Februari-27 Februari 2017. Hingga saat ini, Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kemayoran telah menyelesaikan perhitungan suara sebanyak 28 dari 270 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kemarin kita sudah selesaikan Kelurahan Gunung Sahari Selatan sebanyak 28 TPS," ungkap Ketua PKK Kemayoran, Setojo saat ditemui di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat (17/2/2017).

Rekapitulasi hasil suara dilakukan di dua ruangan pola Kantor Kecamatan Kemayoran. Perhitungan surat suara di ikuti oleh PKK, PPS, 3 saksi dari paslon, KPPS serta Panwascam. Setiap dari mereka akan dikenakan nametag agar dikenal.

"Sampai saat ini belum ada masalah yang berarti. Bagi warga yang ingin ikut melihat boleh datang langsung ke ruang pola lantai 4 Kecamatan Kemayoran. Perhitungan ini terbuka untuk umum," tuturnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Kelurahan Serdang Kian Gencar Sosialisasi Pilkada

Selasa, 07 Februari 2017 18:34 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Mardia Ningsih

ilustrasi pilkada
ilustrasi pilkada

Share this





Sosialisasi menyasar ke pemilih pemula. Harapannya, 100 persen pemilih di Kelurahan Serdang melakukan pencoblosan.

KEMAYORAN – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat semakin gencar menyosialisasikan pelaksanaan Pilkada DKI kepada para pemilih agar tidak golput. Pasalnya, Pilkada DKI hanya tinggal menghitung hari.

“Kami pun gencar sosialisasi ke pemilih pemula. Misal, kami pernah sosialisasi di SMK 54, SMA 5 dan juga SMA Taman Siswa. Kami imbau, pemilih yang baru berusia 17 tahun segera merekam e-KTP agar bisa memilih,” tutur Petugas Logistik PPS Kelurahan Serdang, Ian, Selasa (7/2/2017).

Sosialisasi juga dilakukan berjenjang. Juga, melalui RT/RW. “Nantinya, mereka kembali meneruskan ke warganya,” kata Ian.

"Saya optimis warga akan memakai hak pilihnya, karena warga di sini cukup proaktif. Terlihat dari penetapan DPS dan DPT kemarin. Malah tadi ada yang kesini untuk nanyain kapan surat pemberitahuan pemilih akan dibagikan pada warga," tutupnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Distribusi Logistik Pilkada di Kelurahan Serdang Dijamin Aman

Selasa, 07 Februari 2017 18:14 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Mardia Ningsih

Distribusi logistik Pilkada
Distribusi logistik Pilkada

Share this





Tidak ada surat suara yang hilang atau rusak saat pendistribusian logistik Pilkada dari Kecamatan Kemayoran ke Kelurahan Serdang.

KEMAYORAN - Menghindari terjadinya kecurangan saat pendistribusian logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Kelurahan Serdang melakukan pengamanan ketat.

“Untuk pengiriman surat suara dari Kecamatan ke PPS akan dilakukan tanggal 13 Februari 2017, nanti akan dikawal oleh perwakilan dari kecamatan sampai tiba di Kelurahan Serdang,” ungkap Ian, Anggota PPS Kelurahan Serdang saat ditemui (7/2/2017).

Nantinya, dia menjamin tidak akan ada masalah dalam pengiriminan logistik, seperti surat suara yang hilang atau rusak saat pendistribusian. “Saya jamin akan aman, buktinya sampai sekarang tidak ditemukan pelanggaran di Kelurahan Serdang,” ujarnya.

Menurutnya, untuk surat pemberitahuan pemilih sudah tiba pada 5 Februari lalu. Saat ini, sudah diserahkan ke anggota KPPS untuk dibagikan kepada warga yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Bagi warga yang baru merekam e-KTP harus membawa surat keterangan perekaman e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk bisa melakukan pencoblosan. Paling lambat pukul 12.00 WIB pada hari pencoblosan,” pungkasnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Blanko e-KTP di Kelurahan Serdang Kosong

Selasa, 07 Februari 2017 15:06 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Mardia Ningsih

Surat Keterangan perekaman e-KTP.
Surat Keterangan perekaman e-KTP.

Share this





Warga yang membuat e-KTP akan diberi resi dan surat perekaman dari pihak kelurahan.

KEMAYORAN – Blanko elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat kosong. Alhasil, warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP saat ini hanya diberikan resi dan surat keterangan perekaman e-KTP yang sudah ditandatangani Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat.

Nantinya, resi dan surat keterangan bisa menjadi bukti bagi warga agar mendapatkan haknya mencoblos pada pemilihan Gubernur 15 Februari 2017. Juga, bisa digunakan untuk pembayaran pajak, samsat, dan BPJS.

"Resinya tidak ditukar. Dibawa saja sebagai bukti," ungkapnya saat ditemui di Kelurahan Serdang, Jalan Taruna XIV, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).







Sunter Ancol > Laporan Utama

LPS di Jalan Benyamin Sueb Sudah Bersih

Jumat, 03 Februari 2017 14:44 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Mardia Ningsih

Benyamin Sueb
Benyamin Sueb

Share this





Lokasi LPS di Jalan Benyamin Sueb sudah berpindah ke Jalan H. Jiung.

KEMAYORAN – Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kebon Kosong terus memantau Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) liar di Jalan Benyamien Sueb. Tujuannya agar tidak lagi masyarakat yang membuang sampah di sana. Sebab, lokasi LPS tersebut sudah berpindah ke Jalan H. Jiung.

“Pihak kelurahan juga sudah pasang spanduk sejak satu bulan lalu. Sekarang sih hampir tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan. Paling, satu hingga dua orang yang masih nakal, ngumpet-ngumpet buang di selokan,” tuturnya Manto, petugas PPSU Kebon Kosong.

Penjagaan dilakukan  bergantian, biasanya dari pukul 07.00-15.00 WIB dan pukul 15.00-19.00 WIB. Nantinya, petugas tidak akan terus-menerus menjaga lokasi tersebut.

"Kami lihat perkembangannya, kalau sudah tertib dan tidak ada yang nakal tidak dijaga lagi, tinggal kesadaran warga yang harus ditingkatkan," ujarnya.

Andayani (20), pengguna jalan menyambut baik adanya larangan buang sampah di LPS liar. "Dengan begini kita yang tiap hari lewat tidak terganggu dengan bau busuk dan tumpukan sampah, semoga selanjutnya tetap seperti ini," katanya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

PPS Kemayoran Adakan Simulasi Pencoblosan Gerilya

Selasa, 31 Januari 2017 10:16 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Datta Dirgayusa

Pecoblosan
Pecoblosan

Share this





PPS Kemayoran mengadakan simulasi gerilya di setiap RW untuk menyosialisasikan tata cara pencoblosan.

KEMAYORAN – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Kemayoran menggelar simulasi pencoblosan Pilkada DKI 2017. Acara yang digelar di setiap RW se-Kelurahan Kemayoran tersebut diberi nama Simulasi Gerilya.  

Zulkifli, Ketua PPS Kelurahan Kemayoran, mengatakan simulasi pencoblosan dilakukan agar KPPS sebagai penyelenggara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) bisa memahami proses pemilihan. Begitu pun dengan pemilih. “Pemilih diharapkan lebih mengerti teknis pencoblosan,” ujarnya.

Zulkifli mengaku simulasi itu diberi nama gerilya karena dilakukan secara mandiri di tingkat RW. Gerilya adalah sebutan cara kampanye calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono. “Simulasi ini cukup penting, karena banyak hal baru terkait teknis pelaksanaan pencoblosan nanti," ujarnya.

Ia menjelaskan intisari dalam simulasi tersebut adalah mempelajari teknis penggunaan hak pilih dan penghitungan suara. “Simulasi gerilya melibatkan anggota PPS dan PPK dari 2 atau 3 TPS dalam satu RW. Kegiatan tersebut berlangsung kira-kira seminggu dan dilaksanakan malam hari,” katanya.

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Evaluasi PHL Kelurahan Kemayoran Tiap 3 Bulan

Senin, 30 Januari 2017 17:24 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Datta Dirgayusa

PHL Kelurahan Kemayoran
PHL Kelurahan Kemayoran

Share this





Untuk meningkatkan kinerjanya, PHL Kemayoran akan dievaluasi setiap 3 bulan.

KEMAYORAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan evaluasi kinerja Pekerja Harian Lepas (PHL) setiap tiga bulan sekali. Cara ini sebagai sistem kontrol untuk mengetahui kinerja PHL.

Hal tersebut berlaku pula bagi PHL di kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kayoran, Jakarta Pusat. Kepala Seksi Sarana dan Prasaranan Umum Kelurahan Kemayoran, Tugiyar, menjelaskan bahwa evaluasi tersebut menilai kinerja PHL dari sisi kedisiplinan, tanggung jawab, dan kinerja tim.

"Menurut saya evaluasi setiap tiga bulan ini bagus, karena PHL akan semakin giat bekerja agar dapat melanjutkan kontraknya selama setahun," ujar Tugiyar sewaktu ditemui saat memimpin apel sore PHL di lapangan Kelurahan Kemayoran.

Bangun, Lurah Kemayoran, menambahkan bahwa kompetisi diantara para PHL juga meningkat. Kebijakan evaluasi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) DKI No 51/SE/2016 tentang Pedoman Pengadaan Penyedia Jasa lainnya Perorangan

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Listrik Blok III Pasar Senen Nyala Pekan Depan

Senin, 30 Januari 2017 15:28 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin
Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin

Share this





Listrik Blok III Pasar Senen padam sebagai imbas dari terbakarnya Blok I dan II, yang terjadi beberapa pekan lalu.

JAKARTA – Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, padamnya listrik di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat akan diselesaikan pekan ini. Diperkirakan listrik di Blok III Pasar Senen akan kembali nyala pada pekan depan.

Arief mengaku, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT PLN untuk memperbaiki listrik di Blok III Pasar Senen. "Diperkirakan dalam satu pekan ke depan aliran listrik sudah bisa menyala kembali," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/1).

Dia melanjutkan, setelah aliran listrik hidup, pihaknya akan mendorong pedagang yang berjualan di bahu jalan untuk kembali kedalam areal pasar."Nanti kita juga dorong pedagang untuk segera masuk," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, padamnya listrik di Blok III dampak dari terbakarnya Blok I dan Blok II Pasar Senen beberapa waktu lalu. Akibatnya, pedagang di blok tersebut yang turun ke jalan dan trotoar.

Selain itu, seluruh pedagang Pasar Senen juga sudah sepakat direlokasi ke lantai I dan II Blok V Pasar Senen yang akan dijadikan tempat lokasi penampungan sementara.  "Mereka sudah mau semua untuk direlokasi. Ada 1.102 kios yang terbakar pada peristiwa saat itu. Dalam waktu dekat para pedagang sudah bisa menempati kios yang disiapkan di tempat penampungan,” tuturnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Kelurahan Kemayoran Bebas dari Pungli

Rabu, 25 Januari 2017 13:19 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Datta Dirgayusa

ilustrasi PHL
ilustrasi PHL

Share this





Kualitas kinerja dapat mempengaruhi buruk atau tidaknya pelayanan.

JAKARTA - Menanggapi kasus pungutan liar (pungli) terhadap Pekerja Harian Lepas (PHL) di Kelurahan Pondok Labu, Senin (23/1/2017), Sekretaris Kelurahan Kemayoran Jakarta Pusat Elis Sugiarti menyatakan Kantor Kelurahan Kemayoran bebas dari pungutan liar.

"Alhamdulilah, hingga kini Kantor Kelurahan Kemayoran belum pernah terjadi kasus pungli," ujar Elis saat ditemui di ruangan Sekretaris Kelurahan Kemayoran, .

Menurut dia, pencapaian itu dapat diperoleh berkat kinerja. Semisal perekrutan PHL. Semua langsung diawasi pimpinan. Penanggung jawab seleksi penerimaan PHL diemban oleh Kepala Seksi Prasarana Umum Kelurahan. 

“Syarat calon PHL harus berdomisili di kelurahan, pendidikan terakhir minimal SMA, dan diutamakan pria. Lalu, tesnya 3 tahap, tertulis, wawancara, dan praktek. Inilah yang jadi pedoman. Jangan sampai melenceng. Kan malu kalau sampai kejadian (pungli),” pungkasnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Hari Ini Polisi Olah TKP Kebakaran Pasar Senen

Rabu, 25 Januari 2017 10:41 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : DBS

Kios Pasar Senen
Kios Pasar Senen

Share this





Penyidik baru bisa mengetahui penyebabnya kebakaran di Pasar Senen setelah menggelar olah TKP.

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat bersama Pusat Laboraturium Forensik Mabes Polri pagi ini melakukan oleh TKP di lokasi kebakaran Pasar Senen, Jakarta Pusat. Olah TKP dimulai sejak pukul 10:00 WIB.

Argo mengatakan, hingga saat ini polisi belum bisa mengetahui pasti penyebab terjadinya Kebakaran di Pasar Senen yang menghanguskan ribuan rumah. Penyidik baru bisa mengetahui penyebabnya kebakaran setelah menggelar olah TKP.  "Penyebabnya ya tunggu olah TKP oleh labfor," ujarnya, Rabu (25/1/2017).

Pasar Senen terbakar 19 Januari 2017. Kebakaran menghanguskan sebagian Pasar Senen. Sekitar 1.600 kios hangus terbakar. Kebakaran tersebut menyebabkan para pedagang dan penghuni kios Pasar Senen rugi hingga ratusan miliar rupiah. Mereka tetap berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih tersisa.

Pedagang pun mengelar dagangam mereka di atas trotoar di depan gedung Pasar Senen. Hingga kini pedagang korban kebakaran Pasar Senen masih berada berjualan menghabiskan sisa dagangan yang masih tersisa di sekitar lokasi kebakaran menuntut ganti rugi.