Sunter Ancol > Laporan Utama

Jualan di Pinggir Jalan, 80 PKL Tanah Abang Disidang

Jumat, 21 April 2017 18:26 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

 Ilustrasi PKL Tanah Abang
Ilustrasi PKL Tanah Abang
Foto : istimewa

Share this

0





1

Kebandelan para PKL Tanah Abang yang berjualan di pinggir jalan membuat Pemkot Jakpus membawa mereka ke meja hijau.

KEMAYORAN – Sebanyak 80 Pedagang Kaki Lima (PKL) menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada siang tadi. Dalam persidangan, para PKL ini mempertanyakan tentang proses hukum yang dijalani karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

Para PKL dkasuskan oleh pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat dengan tuduhan berjualan di sekitar Jalan Jatibaru Raya, tepat di depan Stasiun Tanah Abang.

"Kami hanya berdagang kok, mencari uang halal. Kalau mencuri boleh lah disidang," tutur Septiono (48), pedagang Tanah Abang, saat menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, seperti dilansir dari tribunews.com, Jumat (21/4/2017).

Menurut Septiono, berjualan di pinggir jalan bukan merupakan tindak kriminal. Lantaran, para PKL hanya berusaha mencari uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Kami berjualan biar enggak kriminal. Kalau enggak dagang mau cari uang dari mana? Harusnya kami dibina, bukan dianggap seperti kriminal," ujarnya.

Pedagang lain, Endar (46) mengharapkan, adanya solusi terkait tempat berdagang yang direstui oleh pihak pemda. Namun lantaran tak ada tempat berjualan, permasalahan yang dihadapinya dan pedagang lain kerap tanpa solusi.

"Mau sampai kapan pun penertiban enggak akan kelar. Ini urusan perut loh, intinya kami mau nyari makan, bukan cari masalah," kata Endar.