Sunter Ancol > Laporan Utama

Ditanya Konsep Greencity, Anies : Kami Akan Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

Rabu, 11 Januari 2017 16:32 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Mardia Ningsih

Anies Baswedan saat menggelar sesi tanya jawab dengan warga Sunter, di GOR Danau Sunter, Jakarta Utara.
Anies Baswedan saat menggelar sesi tanya jawab dengan warga Sunter, di GOR Danau Sunter, Jakarta Utara.

Share this





Jika Anies terpilih, dirinya akan membangun pembangkit listrik tenaga matahari secara bertahap.

TANJUNG PRIOK – Saat blusukan ke GOR Danau Sunter, Jakarta Utara, calon gubernur Anies Baswedan tidak hanya memaparkan program kerja jika dirinya terpilih. Dalam agneda Rabu Bersama tersebut, Anies juga menyempatkan menjawab pertanyaan warga yang hadir.

Seorang warga bernama Aldi bertanya mengenai konsep greencity yang ditawarkan oleh pasangan nomor urut 3 tersebut. Menurutnya, konsep tersebut sulit terwujud mengingat di Jakarta sudah ditumbuhi gedung-gedung pencakar langit. Tidak hanya itu, Aldi pun menanyakan bagaimana dengan kesejahteraan guru mengaji.

Dengan gamblang, Anies menjawab kedua pertanyan tersebut. menurutnya, konsep greencity yang akan dilakukan yakni dengan memanfaatkan energi, yakni dengan mengembangkan pembangkit listrik tenaga matahari yang akan dibangun bertahap. Tidak hanya itu, untuk Jakarta Utara di setiap ruas jalan akan ditanami pohon.

"Untuk guru mengaji, kita akan memberikan fasilitas kesehatan kelas satu bagi pekerja di bidang keagamaan. Karena mereka yang membentuk mental anak bangsa," katanya, menjawab pertanyaan warga, di GOR Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).







Sunter Ancol > Laporan Utama

Begini Aturan Kampanye yang Ditetapkan KPU

Kamis, 12 Januari 2017 14:49 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Rapat terbuka bersama Bawaslu dan Stakeholder
Rapat terbuka bersama Bawaslu dan Stakeholder

Share this





Sedikitnya, ada 3 jenis kampanye: Rapat umum, pertemuan terbatas, dan tatap muka.

KEMAYORAN - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Dahliah Umar mengatakan, setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta bebas melakukan kampanye pertemuan terbatas dan tatap muka tanpa batasan waktu. Sedangkan kampanye rapat umum hanya diperbolehkan maksimal dua kali.

Kendati begitu, bukan berarti tanpa koordinasi. Pelaksanaan kampanye jenis apapun tetap harus melapor ke KPU terlebih dahulu.”Yang penting, mereka lapor, sehingga kami bisa menjaga agar kampanye berjalan lancar,” tuturnya.

Dahliah menyampaikan itu saat rapat terbuka bersama Bawaslu dan Stakeholder di Best Western Kemayoran, Rabu (11/1/2017).

Rapat umum adalah kampanye yang mengumpulkan massa sangat besar, bisa mencapai 100.000 orang. Biasanya, dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan dilakukan pada awal atau akhir masa kampanye.

Sedangkan pertemuan terbatas adalah kampanye yang dihadiri maksimal 2.000 orang. Skala lebih kecil yakni kampanye tatap muka. "Bedanya dari sisi jumlah dan dari sisi bentuk acara," ucap Dahliah.

Adapun Ketentuan rapat umum menurut PKPU 12/2016 sebagai berikut:

1. Rapat umum dimulai pukul 09.00 dan berakhir paling lambat 18.00 dengan menghormati hari dan waktu ibadah di indonesia.

2.Dilaksanakan di lapangan stadion, alun-alun, atau tempat terbuka lainnya.

3. Petugas kampanye wajib memperhatikan daya tampung tempat rapat umum.

4. Petugas dan peserta kampanye dilarang membawa atau menggunakan tanda gambar, simbol-simbol, panji, pataka, dan/atau bendera yang bukan tanda gambar atau atribut lain dari pasangan calon yang bersangkutan.

5.Rapat umum berlaku kententuannya palibg banyak 2 kali untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Peserta kampanye yang menghadiri kampanye rapat umum dengan menggunakan kendaraan bermotor secara rombongan atau konvoi dalam keberangkatan dan kepulangannya dilarang melakukan pawai kendaraan bermotor dan melanggar peraturan lalu lintas.

 

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Pendistribusian Kotak dan Bilik Suara di Jakarta Utara Sudah Rampung

Rabu, 11 Januari 2017 17:57 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Muhammad Azzam

Pendistribusian kotak dan bilik suara
Pendistribusian kotak dan bilik suara

Share this





Total, ada 2.218 kotak suara dan 6.450 bilik suara yang didistribusikan.

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Utara telah mendistribusikan kotak suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 ke enam kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Utara.  Pendistribusian dilakukan secara bertahap selama tiga hari dari 7-9 Januari 2017.

Menurut Ketua KPU Kota Jakarta Utara Abdul Muin, kotak suara langsung diserahkan ke Panitia Pengawas Kecamatan (PPK). Nantinya, kotak suara akan kembali didistribusikan ke Panitia Pengawas Suara (PPS) kelurahan satu hari jelang pemilihan dan langsung dikembalikan ke PPK setelah pemilihan.

"Jadi, kotak suara hanya semalam saja berada di PPS, setelah pencoblosan kotak suara langsung dibawa ke PPK untuk dilakukan penghitungan. Semua akan dilakukan pengawasan dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian,"paparnya saat dihubungi infonitas.com Rabu (11/1/2017).

Berdasar data yang dihimpun infonitas.com, ada 2.218 kotak suara dan 6.450 bilik suara yang didistribusikan. Dengan rincian:

Kecamatan Cilincing 501 kotak suara, 1.458 bilik suara
kecamatan Koja 410 kotak suara, 1.191 bilik suara
Kecamatan Kelapa Gading 186 kotak suara, 537 bilik suara
Kecamatan Tanjung Priok 498 kotak suara, 1.449 bilik suara
Kecamatan Pademangan 222 kota suara, 645 bilik suara
Kecamatan Penjaringan 401 kotak suara, 1.170 bilik suara

Adapun jumlah TPS di wilayah Jakarta Utara sendiri ada 2.150 TPS.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Anies – Sandi Janji Berikan Kemudahan Warga Jakarta Rekreasi ke Pantai

Rabu, 11 Januari 2017 15:20 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Mardia Ningsih

Anies Baswedan – Sandiaga Uno saat blusukan ke Gelanggang Olahraga (GOR) Danau Sunter, Jakarta Utara.
Anies Baswedan – Sandiaga Uno saat blusukan ke Gelanggang Olahraga (GOR) Danau Sunter, Jakarta Utara.

Share this





Anies – Sandi janji memberikan kemudahan akses yang tidak memberatkan secara ekonomi untuk menikmati pantai di wilayah utara Jakarta.

TANJUNG PRIOK – Pasangan cagub dan cawagub Anies Baswedan dan Sandiaga Uno blusukan ke Gelanggang Olahraga (GOR) Danau Sunter, Jakarta Utara. Kedatangan pasangn nomor urut tiga ini disambut meriah warga dengan meneriakan yel-yel yang dinyanyikan para pendukungnya.

Dalam sambutannya, Anies – Sandi berjanji akan memberikan akses wisata yang mudah bagi warga Jakarta, khususnya yang berdomisili di Jakarta Utara. Salah satunya memberikan kemudahan akses yang tidak memberatkan secara ekonomi untuk menikmati pantai di wilayah utara Jakarta.

Sandiaga Uno mengatakan, jika dirinya terpilih maka akan bekerjasama dengan BUMD yang memiliki akses pantai dan bisa mengakomodir panta-pantai yang khusus bisa dinikmati publik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

"Ancol milik Pemprov tetapi memang ada pemegang saham publik. Kita coba cari cara agar bisa menurunkan biaya akses masuk pantai tanpa mengurangi sisi komersil dari pengelola Ancol sendiri," ujarnya, Rabu (11/1/2017).

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

PPS Sunter Jaya Masih Kekurang Anggota KPPS

Rabu, 11 Januari 2017 13:06 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Mardia Ningsih

 PPS Kelurahan Sunter Jaya
PPS Kelurahan Sunter Jaya

Share this





Sejumlah persyaratan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam merekrut anggota KPPS banyak yang tidak terpenuhi.

TANJUNG PRIOK – Rekruitmen KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Kelurahan Sunter Jaya sudah ditutup. Namun, masih banyak kuota KPPS yang belum terpenuhi. Dari 91 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada diwilayah Sunter Jaya, baru 47 TPS yang anggota KPPS nya lengkap. Sisanya masih terkendala dengan persyaratan, tidak boleh anggota KPPS menjabat dua periode.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Sunter Jaya Pratomo mengatakan, PPS Sunter jaya telah melakukan perekrutan pada 5 November 2016 hingga 17 Desember 2016. Namun, sejumlah persyaratan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam merekrut anggota KPPS banyak yang tidak terpenuhi.

Syarat terebut antara lain, tidak boleh dua periode, berijazah SLTA, dan membuat surat keterangan sehat. “Setelah melakukan sosialisasi ke RW dan RT ternyata terdapat kendala, karena hampir semua warga sudah menjadi KPPS selama dua periode,” ujarnya.

Selain itu, ada warga yang terkendala ijazah, dan banyak warga yang bekerja di siang hari sehingga kesulitan membuat surat keterangan kesehatan dari puskesmas sekitar.

“Contohnya ada warga yang seorang pengusaha, dia terkendala karena ijizah. Ada juga kendala karena membuat surat kesehatan karena rata-rata bekerja pada siang hari. Sehingga kami bekerjasama dengan puskesmas, akhirnya ada yang mau buka hingga 24 jam,” ujarnya saat ditemui di Kelurahan Sunter Jaya, Selasa (10/1/2017).

Pratomo berharap, anggota KPPS di Kelurahan Sunter Jaya lengkap. Setelah anggota KPPS lengkap, nantinya akan diberikan bimtek (bimbingan teknis) pada tanggal 14 Januari sampai 7 Februari 2017. “Untuk Kelurahan Sunter Jaya belum tau kebagian tanggal berapa tetapi akan dilakukan selama empat hari, satu hari dilakukan bimtek untuk 23 TPS,” tutupnya.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Prabowo Siap Keliling Jakarta Kampanyekan Anies-Sandi

Senin, 09 Januari 2017 10:03 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Muhammad Azzam

Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.
Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.

Share this





Selain untuk kemenangan paslon nomor urut 3 itu, Prabowo rela keliling Jakarta untuk membuktikan masih ada warga Jakarta yang memilih tanpa politik uang.

KEMAYORAN – Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto, mengaku siap terjun ke lapangan demi memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wagub DKI Anies Rasyid Baswedan – Sandiaga Salahuddin Uno, di Pilkada DKI 2017.

"Saya siap untuk keliling Jakarta," ujarnya saat memberikan sambutan di acara Rapat 8.000 Kader Gerindra DKI di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017).

Selain untuk kemenangan paslon nomor urut 3 itu, Prabowo rela keliling Jakarta untuk membuktikan masih ada warga Jakarta yang memilih tanpa politik uang. "Kita buktikan, bahwa rakyat itu masih bisa memilih pemimpin yang tidak bisa dibeli, disogok," tegasnya.

Gerindra merupakan partai pengusung Anies-Sandi, selain Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pilkada DKI 2017. Pada beberapa kesempatan, diketahui Prabowo sering berkoordinasi dengan tim sukses maupun kandidatnya.

Bahkan, Sabtu (7/1/2017), Prabowo mendatangi warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Tujuannya, mengetahui kehidupan warga di tenda-tenda pengungsian pasca-penggusuran oleh Pemprov DKI, beberapa waktu lalu.

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Kader Gerindra Wajib Menangkan Anies-Sandi

Senin, 09 Januari 2017 09:53 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Muhammad Azzam

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Rapat Akbar 8.000 Kader Gerindra DKI di JIexpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Rapat Akbar 8.000 Kader Gerindra DKI di JIexpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Share this





Jika ada kader yang tak menjalankan instruksi ini, Prabowo bakal memberikan sanksi terhadap kader tersebut.

KEMAYORAN – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta seluruh kader Partai Gerindra di Indonesia yang menjadi anggota legislatif, baik di DPR RI maupun DPRD DKI, diminta berperan aktif memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor 3, Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno, pada pilkada 2017.

"Saya mau (kader Gerindra di parlemen) dari seluruh (dapil di) Indonesia ke Jakarta, turun, bantu (memenangkan Anies-Sandi)," ujarnya dalam pidato politik di acara Rapat Akbar 8.000 Kader Gerindra DKI di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017).

Prabowo mengatakan, seluruh kader wajib melakuakn pemenangan terhadap paslon nomor urut 3. Sebab, Jakarta merupakan Ibu Kota negara dan menjadi pusat aktivitas, baik politik maupun ekonomi. Sehingga, seluruh rakyat Indonesia selalu mengamati segala peristiwa yang terjadi.

"Kita tidak mau orang numpang hidup di Gerindra. Partai ini adalah partai pejuang-pejuang politik yang ingin menyelamatkan masa depan Indonesia," imbuhnya.

Jika ada kader yang tak menjalankan instruksi ini, Prabowo pun bakal memberikan sanksi. "Saya akan coret kamu," tegasnya.

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Prabowo : Anies – Sandi Sosok yang Tepat Membangun Jakarta

Senin, 09 Januari 2017 09:42 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Muhammad Azzam

Rapat Akbar 8000 Kader Gerindra DKI di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat
Rapat Akbar 8000 Kader Gerindra DKI di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat

Share this





Gerindra memilih pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno karena dinilai mampu membawa perubahan di Jakarta lebih baik lagi.

KEMAYORAN – Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 menjadi salah satu sarana untuk memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia. Namun, ironisnya masih banyak sejumlah pihak yang mencoba menghina dan membodohi masyarakat dalam menentukan pilihan pasangan calon yang tepat membangun Ibu Kota.

"Tidak hanya rakyatnya, tapi pemimpin-pemimpinnya. Pemimpin-pemimpin Indonesia dianggap bisa dibeli semuanya," ujarnya saat memberikan sambutan politik di Rapat Akbar 8.000 Kader Gerindra DKI di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017).

Prabowo menilai, Jakarta yang menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi Tanah Air. Sehingga, menjadi barometer dan selalu disorot seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, membutuhkan sosok pemimpin yang tepat dalam membangung Jakarta di tiap bidang.

Oleh karena itu, Gerindra memilih pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno karena dinilai mampu membawa perubahan di Jakarta lebih baik lagi. Pasangan nomor urut 3 tersebut juga memiliki akhlak yang baik dan hati yang bersih. "Kalau memenangkan mereka, insya Allah kau akan menyelematkan masa depan bangsa Indonesia," ujarnya.

Dengan memilih Anies-Sandi, sambung Prabowo, tak ubahnya dengan memenangkan figur yang nasionalis, dapat menjaga kehormatan bangsa Indonesia, serta menciptakan Indonesia yang mampu berdiri di bawah kaki sendiri (berdikari).

"Saudara memilih Indonesia yang memiliki harga diri, tidak bisa disogok, dan diremehkan bangsa manapun di dunia," pungkasnya.

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Addie MS Sebut Ahok Pekerja Keras

Kamis, 05 Januari 2017 19:30 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Addie MS (kanan) dan istri Memes di Ruang Terbuka Hijau Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017).  (Adi)
Addie MS (kanan) dan istri Memes di Ruang Terbuka Hijau Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017). (Adi)

Share this





Addie MS sengaja data untuk ikut serta sebagai salah satu pemain mini series Ahok.

PENJARINGAN - Musisi Addie MS dan sang istri Memes turut meramaikan pembuatan film mini series Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka berdua berperan sebagai relawan dalam film tersebut.

"Kami spontanitas saja datang ke sini. Undangan juga dadakan. Kebetulan sedang tidak ada jadwal berpergian,"kata Addie MS saat ditemui dalam sela-sela syuting, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017). 

Sudah pasti, kedatangannya tersebut merupakan salah satu wujud dukungan terhadap petahana Cagub tersebut.

Ahok, kata dia, merupakan sosok pemimpin pekerja keras. Terbukti , menurutnya dari hasil program pembangunan Jakarta yang lebih baik dari sebelumnya.

"Contohnya RTH Kalijodo ini. Dulunya tempat maksiat, namun sekarang menjadi tempat bermanfaat,"katanya.

Soal penentangan terhadap Ahok, dianggapnya wajar. Sebagai konduktor ternama Tanah Air, Addie pun mengibaratkan Jakarta sebagai pertunjukan orkestra.

Baginya, Jakarta merupakan berbagai alat musik dan nada berbeda. Namun,  jika pemimpinnya bagus maka menghasilkan musik berirama.

"Saya melihat, jika Ahok kembali diberi kesempatan memimpin Jakarta, maka dijamin kota ini akan semakin membaik,"pungkasnya.

 

 

 

 

 







Sunter Ancol > Laporan Utama

Ratusan Warga Berburu Artis di RTH Kalijodo

Kamis, 05 Januari 2017 16:33 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Suasana di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan Jakarta Utara diramaikan oleh ratusan warga, pada Kamis (5/1/2017). (Adi)
Suasana di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan Jakarta Utara diramaikan oleh ratusan warga, pada Kamis (5/1/2017). (Adi)

Share this





Kehadiran warga di lokasi syuting bagi Cathy Sharon bukan suatu gangguan yang harus diperhatikan.

PENJARINGAN - Ratusan warga berduyun-duyun mendatangi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.

Mereka sengaja datang karena sedang berlangsung syuting film mini series yang digarap oleh pendukung Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kedatangan warga bukan untuk bertemu Ahok, melainkan ingin menemui artis-atis yang telah menyatakan dukungannya kepada Ahok.

Pantauan Infonitas.com, masyarakat tak henti-henti meminta foto dengan sejumlah artis yang terlibat syuting. Beruntung, artis-artis itu tak hanya diam ketika masyarakat banyak menyapa. Ibu-ibu, anak-anak, remaja yang datang itu dilayani dengan baik oleh para artis untuk berfoto.

Maklum, saat itu, para artis ada juga yang sedang tengah bersiap untuk syuting dan menanti gilirannya masing-masing. Saat dimintai foto, warga yang meminta itu juga terlihat langsung sumeringah.

Seorang warga Gambir, Jakarta Pusat, Rahmi Amanda (19) turut perburuan foto artis. Bahkan, dia mengaku telah berfoto bersama para artis, seperti Cathy Sharon, Ello, Once Mikel, dan Addie MS.

"Kapan lagi bisa ketemu mereka (artis) mas,"ujar Rahmi saat terlihat ikut meminta foto denga para artis di RTH Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017).

Sementara itu, Cathy Sharon mengatakan perburuan foto terhadap para artis dinilai wajar. Apalagi kegiatan yang dilakukan kali ini bersifat sosial.

"Kami terbuka saja sama masyarakat. Film mini series ini juga akan dinikmati masyarakat nantinya,"tutur Cathy.







Sunter Ancol > Laporan Utama

Ruang Terbuka Hijau Ini Jadi Konsep Utama Mini Series Perdana Ahok

Kamis, 05 Januari 2017 14:46 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Suasana syuting mini series Ahok di RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017). (Adi)
Suasana syuting mini series Ahok di RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017). (Adi)

Share this





RTH Kalijodo memiliki magnet tersendiri bagi para pendukung Cagub DKI Jakarta Ahok.

PENJARINGAN - Penikmat hiburan tanah air mungkin akan penasaran atas konsep film mini series garapan pendukung Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menurut rencana, mereka para pendukung akan membuat tujuh rangkaian film pendek ini. Lokasinya pun, ternyata akan terdiri dari berbagai lokasi. Selain di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara sebagai lokasi perdana syuting mini series.

Salah satu sutradara Nita Maharani mengatakan, konsep film di Kalijodo ini yaitu menampilkan semangat masyarakat datang ke RTH Kalijodo.

Selanjutnya, dikatan Nita, belasan artis akan menyambut masyarakat yang datang ke RPTRA lengkap dengan skate park itu.

"Masyarakat akan berlari keluar rumah menuju lokasi ini,"kata Nita Maharani, saat ditemui di RTH Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/1/2017).

Film mini series ini pun juga akan diramaikan dengan soundtrack yang berasal dari lagu single terbaru Once Mikel yang berjudul 'Kini Saatnya'. Film mini series itu berdurasi satu hingga dua menit.

"Durasinya pendek, hanya 1-2 menit, karena film ini akan diputar gratis di YouTube,"paparnya.

Diketahui, belasan artis papan atas terlibat dalam produksi mini series satu ini. Seperti Cathy Sharon, Arie Dagienks, Ony Slank, Ello sudah terlihat di lokasi. Bahkan, hingga saat ini para pengisi film tersebut terus berdatangan.