Kamis, 22 November 2018 17:45:00
Editor : Oktaviani | Sumber : DBS
Ini Alasan Karyawan Memutuskan untuk Resign
Ilustrasi resign.
Foto : istimewa
 

SERPONG - Di mana pun dan apa pun profesi yang Anda jalankan pasti pernah menghadapi permasalahan dalam bekerja. Bahkan tak jarang sampai menimbulkan stres dan akhirnya memutuskan untuk resign atau mengundurkan diri. Sebenarnya banyak alasan yang melatarbelakangi karyawan akhirnya memutuskan hengkang dari tempat kerjanya. Berikut beberapa alasan tersebut.

1. Gaji yang Kecil

Karyawan berharap dengan membaiknya performa kerja, maka ada peningkatan dalam urusan pendapatan. Meskipun gaji tidak naik, paling tidak ada fasilitas baru yang diperoleh. Jika performa mereka terus meningkat tetapi gajinya tetap, mereka bisa berpikir kantor hanya mengeksploitasi dirinya.

2. Kurang Apresiasi

Semua karyawan ingin merasa yakin dengan apa yang mereka lakukan tetapi mereka juga ingin diapresiasi dan dihargai. Ada banyak hal yang mungkin dirasakan karyawan dan tidak didukung oleh perusahaan, sehingga hal itu bisa membuat karyawannya berhenti.

3. Terlalu Banyak Peraturan

Setiap perusahaan memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan. Adanya pelanggaran atas peraturan yang ditetapkan menyebabkan adanya sanksi yang tegas. Perusahaan yang terlalu banyak peraturan membuat karyawan merasa tidak nyaman. Bagaimana tidak, para karyawan tidak dapat bekerja dengan luwes. Sehingga daya geraknya juga pasif karena harus menuruti aturan yang berlaku.

4. Career Track yang Tidak Jelas

Anda mungkin sering mengambil keputusan terkait promosi dan demosi. Akan menjadi masalah besar ketika siapa yang dipromosikan ternyata adalah orang yang dianggap tidak berkompeten dan tidak bertanggung jawab, oleh karyawan Anda yang lainnya. Adanya kondisi tersebut akan membuat pertanyaan pada karyawan Anda yang lain, dan bisa jadi mereka memilih resign daripada mengikuti pimpinan baru yang tidak terkoneksi dan dirasa tidak kompeten bagi mereka.

5. Bos yang Terlalu Otoriter

Bos adalah pemimpin tertinggi di dalam perusahaan. Sifat bos yang bersahabat merupakan dambaan semua karyawan. Namun apa yang terjadi tidak selalu sesuai keinginan. Kadang-kadang kita harus menerima kenyataan kalau si bos ternyata otoriter.

6. Tak punya visi dan misi

Kadang-kadang karyawan kehilangan misi dan visinya terhadap apa yang mereka kerjakan. Mereka akan mulai bertanya pada diri sendiri apakah mereka benar-benar berkontribusi pada sesuatu yang berarti. Untuk sesuatu yang sebenarnya lebih besar dari diri mereka sendiri.

 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda