Kamis, 17 Mei 2018 17:46:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfriani Anisma Wibowo
Gaya Desain Hygge, Hadirkan Suasana Ruangan Lebih Intimate
Kesan simpel sangat kental dalam desain bergaya Hygge.
Foto : istimewa
 

TANGERANG - Istilah Hygge berasal dari Danish Concept, yakni sebuah konsep dekorasi desain ruangan yang berasal dari negara Denmark. Desain tersebut menjadi cikal bakal gaya desain scandinavian yang sedang terkenal dan populer di dunia desain interior.

Hygge bisa didefinisikan sebagai gaya dekorasi desain interior yang mengusung konsep simpel dengan sentuhan warna netral dan simpel. Menurut Candradinata, Pemilik Candra Interior, desain Hygge dianggap mampu meningkatkan nuansa ruang menjadi lebih private, cozy dan nyaman saat berkumpul bersama keluarga. “Konsep Hygge lebih kepada membuat diri sendiri senyaman dan sebebas mungkin,” katanya.

“Desain Hygge hampir selalu memiliki elemen pemandangan alam seperti tanaman, pepohonan, buah dan sayuran. Di mana para desainer mendapatkan inspirasi dari lingkungan di sekitar mereka. Ini juga merupakan prinsip desain minimalis secara umum, tidak bergantung pada ornamentasi mewah dan ide abstrak yang liar,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, banyak elemen yang digunakan untuk menampilkan kesan Hygge, seperti benda-benda atau perkakas rumah tangga. Perkakas tersebut pastinya memberikan kesan kenyamanan dan membawa nuansa homey. Misalnya gambar barang-barang dapur, peralatan untuk makan, aksesori seperti lilin, stoking, dan ornamen lainnya. “Elemen-elemen dekorasi yang ada pada ruangan bergaya Hygge disarankan jangan terlalu rumit, atau berlebihan. Karena sesuai konsepnya, Hygge bergaya simpel,” ujarnya.

Umumnya, menurut Candradinata, dekorasi ruangan ala Hygge ini sering diaplikasikan pada saat musim dingin atau winter tiba. Namun, bukan berarti pada saat musim panas tidak bisa mengaplikasikan desain Hygge, termasuk di Indonesia.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda