Serpong > Pendidikan

Siswa SDN 4 Petir Diajarkan Siram Tanaman dengan Air Cucian Beras

Selasa, 10 Oktober 2017 18:21 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ade Indra Kusuma

siswa menyiram tanaman
Ilustrasi: Siswa sekolah dasar diajarkan menyiram tanaman dengan air cucian beras. (Foto: magelangkab.go.id)
Foto : istimewa

Share this








Sebagai salah sati sekolah yang masuk Program Adiwiyata, SDN 4 Petir mengajarkan siswanya menyiram tanaman dengan menggunakan air cucian beras.

TANGERANG - berbagai cara dilakukan untuk merawat tanaman agar tetap subur. Seperti halnya Siswa SDN Petir 4 di Kelurahan Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, yang menyirami tanaman memanfaatkan air bekas cucian beras.

Hampir setiap hari berbagai tanaman yang ada di halaman sekolah disiram dengan air bekas cucian beras. Tanaman yang disiram itu dari tanaman Cabai, Jeruk, Mangga sampai tanaman-tanaman bunga. Hasilnya tanaman tersebut tumbuh subur. 

Koordinator Adiwiyata SDN Petir 4 Ahmad Susanta mengatakan sekolahnya masuk Program Adiwiyata. Civitas sekolah harus peduli lingkungan yang bersih, sehat dan indah. Untuk menciptakan itu perlu dukungan semua pihak. “Penghijauan ini di antaranya bagian dari program adiwiyata itu,” katanya kepada infonitas.com, Selasa (10/10/2017). 

Kata dia, menjadi sekolah yang masuk program adiwiyata harus banyak kreatifitas. Sebab itu dari sisi penghijauan sekolah tidak hanya memperbayak jenis tanaman yang ditanam. Tetapi juga bagaimana cara merawat tanaman itu tetap subur. 

Seperti terobosannya selalu memanfaatkan air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman di sekolah. Ini terbukti ternyata air tersebut menambah kesuburan tanaman karena terdapat unsur hara.

Dia juga mengungkapkan, dalam menjaga dan merawat tanaman yang ada di sekolah telah dilakukan piket. Anak-anak sudah mengetahui jadwalnya hari apa menyiram tanaman dan memilah-milah sampah.

Sementara, Kepala SDN Petir 4 Asih Rahayu menambahkan, bahwa sekolahnya telah meraih program Adiwiyata Tingkat Kota Tangerang di tahun 2016. Selanjutnya tahun ini juga berhasil di tingkat Provinsi Banten. “Saya berharap bisa tembus ke tingkat nasional,” katanya.