Serpong > Pendidikan

PHBS Bentuk Karakter Anak di Masa Depan

Jumat, 14 September 2018 10:49 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Alfi Dinilhaq

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan PT. Unilever Indonesia, Tbk melalui Yayasan Unilever Indonesia menyelenggarakan Program Sekolah Sehat  2018
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan PT. Unilever Indonesia, Tbk melalui Yayasan Unilever Indonesia menyelenggarakan Program Sekolah Sehat 2018
Foto : Alfi Dinilhaq

Share this








PHBS dalam membentuk karakter anak ini sejalan dengan program Gerakan Sekolah Bersih Menyenangkan (GSBM)

SERPONG - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan PT. Unilever Indonesia, Tbk melalui Yayasan Unilever Indonesia menyelenggarakan Program Sekolah Sehat  2018. 

Taryono, Kepala Dindikbud Kota Tangsel mengatakan bahwa PHBS ini sejalan dengan program Gerakan Sekolah Bersih Menyenangkan (GSBM) yang dinilai penting untuk memaksimalkan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di tiap sekolah.

"Sasarannya guru pembina UKS yang meliputi SD dan MI yang ada di tujuh kecamatan di Kota Tangsel  dengan komitmen agar kita dan siapapun di sekeliling kita tidak membuang sampah," jelasnya di Pemkot Tangsel, Kamis (13/9). 

Dengan adanya komitmen PHBS maka permasalahan kesehatan yang ada pada anak SD bisa diatasi dengan pembinaan dan pembangunan karakter untuk membangun prestasi kedepan. 

"Karena anak yang berprestasi adalah anak yang sehat. Semoga bisa mengimplementasikan kembali di sekolah masing-masing untuk membangun sekolah sehat," jelasnya. 

Sementara, Sinta Kaniawati, General Manager Yayasan Unilever Indonesia menjelaskan program yang dilakukan di tingkat sekolah dasar dan menengah ini telah dilaksanakan setiap tahunnya sejak tahun 2004.

Pada tahun 2017, program Sekolah Sehat yang tersebar di 70 kabupaten dan lebih dari 9.000 sekolah ini telah mengedukasi sebanyak 2,2 Juta anak Indonesia. 

"Kami harap anak-anak yang telah kami edukasi tidak hanya memulai praktik PHBS untuk diri sendiri, namun juga bisa menularkan ke lingkungan sekitar termasuk di rumah agar anak-anak tidak hanya sehat, namun juga berprestasi, berkarakter kebangsaan yang kuat, dan memiliki masa depan yang cerah," pungkas Sinta.