Serpong > Laporan Utama

Wakil Presiden Jusuf Kalla Resmikan Iradiator Gamma Merah Putih

Rabu, 15 November 2017 11:46 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Alfi Dinilhaq

Wakil Presiden Jusuf Kalla Resmikan Iradiator Gamma Merah Putih dan Laboratorium Radioisotop dan Radiofarmaka milik BATAN dan swasta.
Wakil Presiden Jusuf Kalla Resmikan Iradiator Gamma Merah Putih dan Laboratorium Radioisotop dan Radiofarmaka di Puspiptek, Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Foto : Alfi Dinilhaq

Share this








Wakil Presiden Jusuf Kalla Resmikan Iradiator Gamma Merah Putih dan Laboratorium Radioisotop dan Radiofarmaka milik BATAN dan swasta.

SERPONG - Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan fasilitas Iradiator Gamma Merah Putih (IGMP) yang merupakan hasil kerja sama antara BATAN dengan pihak Izotop Hongaria di kawasan Puspiptek, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu (15/11). Diketahui di Indonesia hingga saat ini baru ada 2 fasilitas iradiasi sejenis yakni milik BATAN dan swasta. 

Djarot Wisnubroto, Kepala BATAN mengatakan, fasilitas yang telah siap dioperasikan ini dibangun untuk menjawab kondisi pengolahan pascapanen Indonesia sebagai negara agraris maritim dengan potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang melimpah. Namun karena sistem pengelolaan pascapanennya yang buruk menyebabkan kondisi hasil panen cepat membusuk. 

"Ini merupakan hasil karya anak bangsa dengan kandungan lokal lebih dari 84%, sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk membangun fasilitas iradiator yang berfungsi sebagai pengawetan bahan makanan, obat, kosmetik, dan sterilisasi alat kesehatan," ujar Djarot.

Dengan menggunakan teknologi Iradiator Gamma bakteri pembusuk pada bahan makanan akan mati sehingga dapat memperpanjang masa penyimpanan. 

Selain itu makanan juga aman dikonsumsi karena pemberian dosis telah sesuai dengan Permenkes No.701/Menkes/Per/VIII/2009. 

Iradiator Gamma ini berkapasitas 2 megacurie yang mampu melakukan radiasi 123 meter kubik per hari namun dirasa belum memenuhi seluruh kebutuhan radiasi produk, makanan, dan obat herbal secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, JK juga meresmikan laboratorium radioisotop dan radiofarmaka di Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmakan (PTRR) BATAN yang berada di lokasi yang sama. 

Laboratorium ini berfungsi untuk dunia kesehatan seperti mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit contohnya kanker dan gondok. 
Dengan diresmikan dua fasilitas ini maka menunjukan bahwa Indonesia mampu menguasai pemanfaatan teknologi, khususnya nuklir secara mandiri dan mengenalkan BATAN dengan teknologi nuklir yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. 

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa dengan Iradiator Gamma bisa meningkatkan hasil dan tujuan dengan bagaimana meningkatkan hasil pertanian.

"Fasilitas ini menjelaskan kita dapat menguasai teknologi nuklit yang kita miliki,. terlebih saat ini nuklir yang selalu menjadi perhatian. Kita harus yakin dengan adanya radiasi nuklir ini dapat meyakinkan bahwa bahan makanan ini aman," pungkasnya.