Rabu, 14 Maret 2018 11:20:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfriani Anisma Wibowo
 Seorang Pria Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api di Serpong
Petugas terlihat tengah mengevakuasi jasad pria yang nekat tabrakkan diri ke kereta di Serpong.
Foto : istimewa
 

TANGSEL - Diduga alami depresi, seorang pria asal Kampung Koceak RT 03/04, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Deni Hermawan (33) nekat bunuh diri dengan menabrakkan tubuhnya ke kereta yang tengah melaju kencang.

Peristiwa itu terjadi di rel kereta api dekat Stasiun Serpong, RT 01/04, Tangsel sekitar pukul 19:00 WIB, Selasa (13/3/2018). Saat itu korban mengenakan celana jeans hitam, kaos lengan panjang warna cokelat, dan sweater biru.

Deni diketahui sampai di rel kereta api dekat Pasar Serpong dengan menggunakan kendaraan sepeda motor Suzuki Satria dengan nomor polisi B 3060 IO. Kemudian korban nekat menerobos palang pintu perlintasan kertea api dengan mengendarai motornya tersebut.

Korban pun mencoba membawa motornya ke tengah rel tapi tidak bisa. Karena posisi rel dan jalan terlalu tinggi. Maka korban meninggalkan motornya tersebut. “Motor korban naik ke atas rel. Padahal pintu perlintasan kereta sudah ditutup. Terus makin lama karena bantalan kereta semakin tinggi. dia tinggal motornya,” kata Moh Soleh (55), saksi sekaligus warga yang tinggal di pinggiran rel tersebut.

Lalu saat kereta api dari arah Tanah Abang ke Serpong akan melintas, mendadak Deni berlari di sepanjang rel dan berteriak ingin bunuh diri, hingga akhirnya korban tertabrak dan tubuhnya terseret kurang lebih 200 meter. Nyawanya pun melayang dengan cara tragis.

“Langsung meninggal di lokasi dengan kondisi tubuh terpisah-pisah menjadi beberapa bagian. Badan terbelah dibagian perut dan dada, kedua kaki patah, kepala, tangan, serta dada bagian kanan hancur,“ paparnya.

Atas kejadian tersebut, Petugas Polsek Serpong langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan bagian tubuh almarhum yang terpisah, memasang police line, dan mengevakuazi jenazah korban serta membawanya ke RSUD Tangerang.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda