Serpong > Laporan Utama

Rumah Digusur, Warga Tinggal di Kuburan

Jumat, 08 Desember 2017 16:26 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter : Ade Indra Kusuma

Erni, warga Mekarsari yang tidur di kuburan
Erni, warga Mekarsari yang tidur di kuburan setelah penggusuran.
Foto : istimewa

Share this








Ternyata penggusuran yang dilakukan di Mekarsari, membuat banyak warga yang tidak menerima kenyataan.

TANGERANG-Keluhan datang tepatnya dari salah satu warga di RT 02 RW 06, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang pada Rabu (06/12/17) lalu. Hal ini di katakan oleh Erni salah satu warga yang sudah tinggal 30 tahun di Mekarsari. Erni mempunyai 4 orang anak dan 1 cucu berumur 1 bulan setengah.

“Saya masih belum bisa menerima kenyataan, soalnya saya di perlakukan seperti bukan manusia. Rumah yang saya tinggali di bongkar begitu saja tanpa adanya penggantinya. Makanya saya tidur bersama keluarga dan cucu saya di kuburan yang letaknya bersebelahan dengan rumah saya yang baru di gusur. Karena saya masih belum bisa menerima kenyataan,” ungkapnya Jumat (8/12/17).

Erni beserta keluarga dan menantunya tidur di atas kuburan yang lokasinya bersebelahan dengan rumahnya, yang habis di bongkar oleh pemerintah itu karena tidak sanggup menyewa kontrakan dan masih enggan untuk pindah dari asalnya. Keluarga ini mengaku bahwa mereka bukan warga pendatang. Dua anak Erni sudah berkeluarga, dan 2 lainnya masih sekolah. Bahkan salah satu anaknya,tinggal bersebelahan sebelumnya.

“Karena adanya pembongkaran jadi kena semua dan tidur di kuburan bareng saya. Saya ga sanggup untuk menyewa kontrakan jadi saya pilih tidur di sini dengan harapan pemerintah memerhatikan kita,” tambahnya. 

Hal senada diungkapkan Sarwani. Dirinya berharap kepada siapapun yang melakukan pembongkaran ini, mau dari pihak pemerintah ataupun dari pihak Palem Semi untuk  berbelas kasih kepada masyarakat dan dapat menggantikan kerugian yang dialami oleh masyarakat sekitar. Erni hanya berharap  rumahnya bisa diganti dengan tempat tinggal yang baru.

“Gubug juga saya terima karena itu bisa berkelanjutan untuk nanti anak dan cucu saya,”pungkasnya. 

 

Berita Terkait