Serpong > Laporan Utama

Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLKI Banten

Jumat, 16 Maret 2018 11:35 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfriani Anisma Wibowo

Suasana peltihan berbasis kompetensi yang digelar Pemprov Banten di BLKI Banten, BSD City.
Suasana peltihan berbasis kompetensi yang digelar Pemprov Banten di BLKI Banten, BSD City.
Foto : istimewa

Share this








Program pelatihan berbasis kompetensi ini digelar sebagai bentuk upaya untuk menurunkan angka pengangguran di Banten.

TANGSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengadakan program pelatihan berbasis kompetensi di BLKI Provinsi Banten, BSD City, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini sebagai bentuk upaya untuk menurunkan angka pengangguran.

“Sekitar 9,28 persen angka pengangguran terbuka yang ada di Banten. Nah, melalui program ini diharapkan dapat menurun. Dan setelah nanti fasilitas dan infrastruktur BLKI Banten ditambah, mudah-mudahan dapat melatih orang lebih banyak lagi, minimal dua ribu orang per tahun,” papar Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Jumat (16/3/2018).

Program pelatihan angkatan pertama tahun 2018 ini diikuti oleh 240 orang. Targetnya, lebih dari 900 orang dapat mengikuti pelatihan ini sampai akhir tahun 2018.

Semua yang dilatih di BLKI Banten, harus 100 persen yang diserap oleh perusahaan dan industri. Tak ada alasan untuk tidak bisa diserap. Maka dari itu, kelas yang dibuka oleh BLKI Banten pun harus yang memang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan atau industri, dan kualitasnya mengikuti standar.

Pada tahun ini, BLKI Banten bekerja sama dengan LB LIA, dari 320 jam pelatihan, 40 jamnya adalah pelatihan Bahasa Inggris. “Tahun berikutnya, saya meminta kepada Kepala Disnakertrans Provinsi Banten agar pelatihan Bahasa Inggris bukan hanya 40 jam saja. Tapi pada setiap kelas apapun berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, agar lulusan BLKI Banten bisa berdaya saing dan mampu berkompetensi,” terangnya.