Serpong > Laporan Utama

Ramai Beredar Video Perampokan, Diduga Terjadi di BSD

Rabu, 14 Juni 2017 14:15 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Handrian

Potongan video perampokan yang diduga netizen terjadi di BSD Tangsel.
Potongan video perampokan yang diduga netizen terjadi di BSD Tangsel.
Foto : istimewa

Share this








Sebuah aksi perampokan terekam CCTV. Video perampokan itu pun beredar di media sosial. Netizen menilai perampokan itu terjadi di kawasan BSD, Tangerang.

TANGSEL –Sebuah video tersebar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Video berdurasi 16 detik yang diduga berasal dari kamera pemantau atau CCTV itu memperlihatkan aksi perampokan yang dilakukan dua orang pria terhadap seorang wanita di sebuah halte. Netizen yang melihat video itu menduga bahwa aksi perampokan terjadi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

Dugaan netizen ini muncul karena latar dalam video tersebut mirip dengan sebuah kawasan perumahan yang ada di BSD. Namun terkait hal ini, Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Polres Tangsel) membantahnya. Sebab, Polisi telah melakukan pemeriksaan ke tempat yang diduga sebagai lokasi kejadian perampokan tersebut.

"Tim Vipers sudah menerima video itu dari 2 sampai 3 hari yang lalu, dan mengeceknya ke sejumlah wilayah Tangsel (termasuk BSD), namun tidak ada (kejadian perampokan). Kami cek laporan masyarakat di Polres maupun jajaran Polsek, (juga) tidak ada," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, saat dikonfirmasi Infonitas.com, Rabu (14/6/2017).

Alexander menjabarkan, salah satu tempat yang diduga menjadi lokasi perampokan dan cukup identik dengan latar video adalah di depan perumahan Casa De Parco, Kecamatan Cisauk, Tangerang. Namun, ia bersama Tim Vipers yang melakukan pemeriksaan ke lokasi tidak menemukan apa-apa di sana. Bahkan, petugas keamanan setempat yang ditanya polisi pun mengaku tidak pernah melihat atau mengetahui adanya tindak pencurian dengan kekerasan seperti yang terlihat di video.

"Terlihat dalam lokasi video tersebut adanya halte. Akan tetapi pada saat dicek tidak ada halte pada lokasi tersebut," jelas Alexander.

Anggota Polres Tangsel mendatangi perumahan Casa De Parco, Kecamatan Cisauk, Tangerang untuk memastikan kejadian video yang viral di masyarakat.

Selain memeriksa, lanjut Alexander, Tim Vipers juga melakukan analis pada video tersebut. Dari hasil analisa itu, diketahui bahwa arah arus kendaraan tidak sesuai dengan pola aturan yang berlaku umum di Indonesia.

"Selain itu, juga tampak dalam video mobil putih merk Suzuki jenis X-Over dengan panoramic roof. Jenis dan mode ini tidak diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Jadi tidak benar kalau video itu di BDS Tangsel," tegasnya.