Serpong > Laporan Utama

Pokja WHTR Adakan Lomba Karya Jurnalistik

Rabu, 14 Maret 2018 10:45 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ade Indra Kusuma

Ilustrasi karya jurnalistik.
Ilustrasi karya jurnalistik.
Foto : istimewa

Share this








Lomba Karya Jurnalistik 2018 yang digelar Pkja WHTR dijadikan juga sebagai edukasi bagi masyarakat Tangerang maupun para jurnalis tentang Kota Tangerang.

TANGERANG - Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) menggelar lomba Karya Jurnalistik 2018 yang diperuntukkan bagi para jurnalis dan masyarakat Kota Tangerang.

Karya Jurnalistik 2018 yang dimulai pada 15 Maret hingga 10 April 2018 ini mengambil tema “Kenali dan Bangun Kota Tangerang di Tahun Perak melalui Karya Jurnalistik”. Lomba karya jurnalistik tersebut dibagi dalam tiga kategori lomba yakni, Karya Tulis (khusus wartawan media cetak dan online), Fotografi dan Video.

Ketua Pelaksana Lomba Karya Jurnalistik 2018 Rizki Thariq mengatakan, lomba Karya Jurnalistik 2018 ini digelar dalam rangka HUT Kota Tangerang ke-25. Di mana, lomba karya jurnalistik ini berhubungan erat dengan pembangunan Kota Tangerang.

“Pembangunan yang ada di Kota Tangerang bisa diimplementasikan melalui sebuah karya jurnalistik, mulai dari sebuah tulisan, foto hingga video,” kata Rizky Thariq, Rabu (14/3/2018).

Pria yang akrab disapa Kiting ini menambahkan, jika teman-teman dari Pokja WHTR mengajak masyarakat Kota Tangerang dan para jurnalis turut serta dalam lomba karya jurnalistik. Pasalnya, dengan sebuah karya yang dihasilkan mampu membawa Kota Tangerang lebih maju.

“Karya Jurnalistik yang dibuat harus berhubungan dengan Kota Tangerang, mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga seni dan budaya,” terang pria yang hobi mendaki gunung ini seraya menambahkan, lomba Karya Jurnalistik 2018 ini juga didukung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Sementara Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya, Yan Dwita Hermansyah mengungkapkan, lomba karya jurnalistik ini merupakan sarana edukasi bagi masyarakat Kota Tangerang maupun para jurnalis agar lebih mengenal tentang Kota Tangerang.

“Karya yang diikutsertakan merupakan orisinil (milik pribadi), dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba,” tandasnya.