Serpong > Laporan Utama

PNS Tangsel Telat Gajian

Rabu, 11 Januari 2017 13:55 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Handrian

Pelantikan Kepala SKPD Tangsel
Pelantikan Kepala SKPD Tangsel

Share this





Akibat perombakan Organisasi Perangkat Daerah, PNS Tangsel telat gajian.

TANGSEL- Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telat menerima gaji bulan Januari 2017. Keterlambatan itu akibat adanya perombakan Organisasi Perangkat Daerah.

Kepala Bidang Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel Yuyus Jamalus membenarkan adanya keterlambatan gaji PNS dan TKS di lingkup Pemerintah Kota Tangsel. "Kami semua PNS, TKS sampai pada walikota hingga DPRD sementara ini belum terima gaji. Puasa sementara dulu," ujarnya saat dihububgi, Selasa (10/1/2017).

Ia mengatakan gaji PNS Pemkot Tangsel biasanya diterima pada awal bulan, sedangkan honorer TKS sudah dialokasikan pada masing-masing SKPD terkait. “Syarat distribusi gaji selain melampirkan SK harus ada bendahara di tingkat SKPD kemudian pengurusan rekening bank. Paling lama proses pengurusan sampai gaji cair selama 14 hari kerja," paparnya.

Dari perhitunganya, apabila jajaran staf dilantik pada awal pekan, baru sekitar t20 Januari gaji apat dicairkan. Namun apabila pelantikan diundur akan berdampak pada kepastian pencairan gaji. "Andai eselon tiga dan empat dilantik pada Senin (9/1), maka gaji dapat dicairkapan 22 Januari. Namun apabila pelantikan mundur otomatis akan berpengaruh," katanya.

 







Serpong > Laporan Utama

Wakil Walikota Minta PNS Tangsel Tes Urin

Rabu, 18 Januari 2017 17:28 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Handrian

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama Ketua BNN Tangsel Heri Istu Hariono
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama Ketua BNN Tangsel Heri Istu Hariono

Share this





ebagai bentuk perang penyalahgunaan narkotika, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie minta PNS tes urine.

TANGSEL – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie minta Pegawai Negeri Sipil (PNS) melakukan tes urin. Hal itu sebagai upaya memerangi penyalahgunaan narkotika di kalangan aparat pemerintah.

Benyamin mengungkapkan hal itu saat menghadiri pemusnahan barang bukti sabu-sabu di Kantor BNN Tangsel, Rabu (18/1/2017). “Demi memerangi Narkoba, kami akan lakukan tes urin secara dadakan,” tuturnya.  

Ia menambahkan sebagai bentuk upaya pencegahan penggunaan Narkoba, Pemkot Tangsel dan BNN akan menggelar sosialisasi ke berbagai kelompok masyarakat tentang bahaya Narkoba. “Kami akan melibatkan pemuka agama agar setiap ceramah menyampaikan bahaya Narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya, BNN Kota Tangsel memusnahkan sabu-sabu seberat 54,555 gram. Barang bukti itu disita dari 3 mahasiswa yang menjadi pengedar di kampusnya.

 







Serpong > Laporan Utama

DPA Terlambat Disusun, PNS Tangsel Telat Terima Gaji

Jumat, 13 Januari 2017 19:23 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Handrian

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie

Share this





Akibat DPA terlambat disusun, ribuan PNS dan TKS Tangsel telat terima gaji.

TANGSEL – Hingga pekan kedua Januari, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Tangerang Selatan (Tangsel) telat terima gaji. Hal itu disebabkan  Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) terlambat disusun.

Demikian diungkapkan Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. “Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga kini belum menyelesaikan laporan DPA, sehingga gaji mereka telat,” ujarnya, Jumat (13/1/2016).

Benyamin menegaskan apabila penyusunan DPA selesai dan tidak ada lagi masalah administratif, maka gaji PNS dan TKS secepatnya dicairkan. “Kami pasti mencairkan gaji pegawai sepanjang DPA sudah beres,” tuturnya.

Benyamin mengakui keterlambatan penyusunan DPA tak lepas dari perubahan Organisasi Perangkat Daerah sesuai UU Pemerintah Daerah. Perubahan itu menjadikan struktur organisasi pemerintahan jadi lebih ramping.

 







Serpong > Laporan Utama

Lurah Pondok Ranji Akui Oknum PNS Tangsel Urus Surat AJB

Rabu, 07 Desember 2016 21:00 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Handrian

Lurah Pondok Ranji, H Mukroni
Lurah Pondok Ranji, H Mukroni

Share this





Lurah Pondok Ranji H Mukroni akui PNS Kecamatan Ciputat Tangsel urus surat AJB.

TANGSEL - Lurah Pondok Ranji H Mukroni membenarkan bahwa oknum PNS dari Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial BSN  mengurus berkas Akte Jual Beli (AJB). "BSN sebulan lalu meminta tanda tangan saya untuk mengurus AJB untuk lokasi di Jalan Nusa Jaya RT 01/04 Kelurahan Pondok Ranji," ujar Mukroni saat ditemui di ruangannya," Rabu (7/12/2016).

Namun Mukroni tidak mengetahui jika BSN telah mendapat uang Rp7,5 juta dari kliennya. Ia pun mengaku belum menandatangi surat-surat kelengkapan AJB tersebut. "Baru sebulan ini sih saya cek lokasinya. Karena lahannya dekat patok jalan tol, jadi saya belum berani tanda tangan," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Niman (46) warga Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, mengeluhkan lambatnya pembuatan surat AJB oleh oknum PNS Kecamatan Timur. Padahal ia telah memberikan uang Rp7,5 juta.