Serpong > Laporan Utama

Penomoran Rumah di Tangsel Masih Berantakan

Jumat, 19 Mei 2017 16:00 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Handrian

Pelat nomor Ketua RT01/03 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, masih berlogo Kabupaten Tangerang.
Pelat nomor Ketua RT01/03 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, masih berlogo Kabupaten Tangerang.
Foto : Handrian

Share this








Banyak rumah di Tangsel masih menggunakan pelat nomor rumah yang diterbitkan Kota dan Kabupaten Tangerang.

TANGSEL - Setelah kurang lebih delapan tahun jadi daerah otonom baru di Provinsi Banten, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bisa dibilang belum tertib administrasi. Hal tersebut bisa terlihat dari hal penomoran rumah. Banyak rumah di Tangsel yang masih menggunakan pelat nomor Kota dan Kabupaten Tangerang.

"Penomoran rumah sampai saat ini belum ada Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatur dan menggantinya. Padahal, Bu Airin (Wali Kota Tangsel) sudah dua periode menjabat," ujar Agus Salim, Ketua Forum RT di Kelurahan Pamulang Barat, Jumat (19/5/2017).

Agus yang juga menjabat Ketua RT01/03 itu menambahakn, sebagian besar pelat nomor rumah dilungkungannya masih berlogo dan beralamat Kabupaten Tangerang.

"Ada sekitar 100 rumah dan kontrakan 300 pintu. Mereka jadi memberikan nomor rumah sendiri. Padahal kontribusi warga untuk pemerintah dan politik sangat bagus, tapi masalah nomor rumah ini tidak diperhatikan," jelasnya.

Karena hal ini, Agus berharap Pemkot Tangsel dapat memberikan surat edaran kepadanya. Surat edaran yang dimaksud adalah perihal sosialisasi kepada warga bahwa nomor rumah diharuskan berlogo pemerintah Tangsel.

"Kalo ada surat edarannya atau aturannya, kita enak ngomong ke warga jika ada yang ingin bangun rumah atau mengganti nomor rumah mereka. Karena warga ini sebagai koresponden juga," paparnya.

Baca Juga : Berhenti Minum Kopi, Maka Hal Ini Akan Terjadi

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Pondok Benda Pamulang, Farhan, mengaku bahwa ia tidak mengetahui adanya pelat nomor rumah yang resmi dikeluarkan pemerintah Kota Tangsel.

"Kalo dirumah saya ga tau, emang sudah lama ga ada pelat nomor rumah. Jadi saya bikin sendiri saja," ungkapnya.