Serpong > Laporan Utama

Modus Baru Pelaku Curanmor di Ciputat

Senin, 20 Maret 2017 17:28 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Handrian

Pelaku curanmor di Ciputat saat digiring polisi.
Pelaku curanmor di Ciputat saat digiring polisi.
Foto : Handrian

Share this








Total, sudah sembilan unit sepeda motor berhasil dicuri dengan modus baru yang digunakan para pelaku tersebut.

TANGSEL – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk saat melakukan aksinya di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku diamankan beserta barang bukti berupa kunci letter T dan magnet modifikasi. Magnet tersebut ternyata digunakan sebagai alat untuk membuka penutup kunci sepeda motor.

Kapolsek Ciputat Kompol Tatang Syarif menjelaskan, pelaku diamankan setelah aksi pencuriannya kepergok korban.

“Pelaku AL (37) bersama temannya beraksi tadi malam di kawasan Ciputat. Saat sedang mengendap-ngendap masuk pagar rumah korban, ia kepergok,” kata Tatang, Senin (20/3/2017).

Melihat aksi pelaku, korban spontan berteriak ‘maling’. Soalnya, korban juga melihat kalau pelaku menggenggam kunci letter T. Warga yang mendengar teriakan korban pun langsung mengejar para pelaku yang jumlahnya dua orang.

“Satu ketangkap, sementara temannya yang jaga-jaga di luar pagar berhasil kabur,” lanjut Tatang.

Baca Juga : Di Ciputat, Ada Ibu-Ibu Curi Emas Buat Brondongnya

Saat diintrogasi Polisi, AL mengaku bahwa ia sudah sering melakukan aksi curanmor. Bahkan, sudah sekitar sembilan sepeda motor yang berhasil ia curi bersama kelompoknya. Daerah operasi para pelaku adalah kawasan Sawangan, Ciputat, Pamulang, dan Serpong.

"Pelaku ini terbilang mempunyai alat baru dalam aksinya, yakni memakai magnet modifikasi untuk membuka penutup atau pengaman dari kunci yang ada di motor. Kami masih kejar pelakun lainnya," imbuh Tatang. 

Bersama dengan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu gagang dan sembilan mata kunci letter T, magnet modifikasi, dan sebuah pisau yang diduga disiapkan untuk melukai korban. Tiga STNK dan dua anak kunci asli yang dibawa pelaku juga turut diamankan. 

"Para pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun,” pungkas Tatang.