Serpong > Laporan Utama

Meski Lawan Kotak Kosong, KPU Klaim Partisipasi Pemilih Akan Tinggi

Sabtu, 13 Januari 2018 16:31 WIB
Editor : Ari Astriawan | Reporter : Ade Indra Kusuma

Pilkada 2018
ilustrasi calon kepala daerah.
Foto : istimewa

Share this








Pilkada 2018 di Kota Tangerang hanya diikuti calon tunggal. Meski minim kompetesi, antusias masyarakat memberikan suara diklaim tetap tinggi.

TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menyebut penyelenggaraan pilkada dengan calon tunggal tidaklah aneh. Partisipasi pemilih juga diyakini akan tetap tinggi. Sebelumnya, pada pilkada serentak 2017, sudah ada beberapa daerah yang menggelar pilkada calon tunggal melawan kotak kosong.

“Nanti dalam sosialisasi Pilkada di tiga daerah melalui KPU masing masing tetap akan diselenggarakan. Kami juga akan memasang gambar kotak kosong dalam pelaksanaan sosialisasi dan surat suara,” kata Ketua KPU Banten Agus Supriyatna kepada infonitas.com, Sabtu (13/1/2018).

Intinya kata Agus, menyelenggarakan pilkada dengan kotak kosong bukan merupakan hal yang baru. Masyarakat bisa juga mencoblos kotak kosong, KPU dilarang mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan calon tunggal.

"Masyarakat monggo saja memilih paslon atau kotak yang kosong. Monggo saja, kami hanya menyampaikan melalui sosialisasi,” ucapnya menegaskan.

Sementara itu KPU Kota Tangerang menargetkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 nanti sebesar 78 persen. Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane mengatakan, pihaknya optimis bisa mencapai 80 persen partisipasi pemilih. Ia meyakini jumlah masyarakat yang hadir ke tempat pemilihan suara (TPS) akan signifikan kendati hanya ada calon tunggal.

“Setiap kita mengadakan kegiatan-kegiatan, partispasinya selalu tinggi, entah itu di media sosial atau bentuk sosialisasi lainnya,” terang pria yang akrab disapa Pane ini. 

Terkait masyarakat yang banyak belum tahu soal jumlah kandidat, KPU Kota Tangerang tidak menargetkan untuk langsung memberi tahu seberapa banyak kandidat yang akan bertarung, apakah calon tunggal dan kotak kosong, sebab sosialisasinya akan dilakukan secara bertahap.

“Target pertama kita itu bagaimana masyarakat bisa tahu ada Pilkada Kota Tangerang 2018, kemudian masyarakat tahu waktu, hari dan tanggal mencoblos, saat ini sudah banyak yang mengetahui,” tandasnya