Serpong > Laporan Utama

Lurah Pisangan Sempat Pingsan Lihat Korban Kecelakaan Bus

Minggu, 11 Februari 2018 19:20 WIB
Editor : Ari Astriawan | Reporter : Alfi Dinilhaq

Kecelakaan bus tanjakan emen
Kecelakaan bus di Tanjakan Emen menelan 27 korban jiwa.
Foto : istimewa

Share this








Idrus Asenih Kurnain Lurjah Pisangan ikut bersama rombongan koperasi Permata. Ia berada di bus 3 yang berjarak 500 meter dari bus 1 yang alami kecelakaan.

TANGSEL - Lurah Pisangan, Idrus Asenih Kurnain ikut serta dalam rombongan bus terguling di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat (10/2). Idrus berada di bus 3 yang berjarak 500 meter dari bis pertama yang kecelakaan dan terguling. 

"Ketika kejadian saya tidak melihat langsung karena saya ada di bus tiga. Pas kita lewat sempat melihat bus terbalik, akan tetapi saya tidak tahu kalau itu satu rombongan dan saudara kita," paparnya. 

Lanjut Idrus, ketika mengetahui bahwa kecelakaan itu adalah rombongan mereka, seisi bus 3 yang ditumpangi Idrus berteriak dan histeris. Bahkan ada beberapa yang pingsan termasuk Idrus. 

"Kita parkir sekitar 20 meter setelah lokasi kejadian dan banyak yang histeris, teriak dan pingsan. Saya sendiri juga lemes dan pingsan karena melihat korban yang tergeletak dan berdarah-darah," tambah Idrus. 

Dijelaskan Idrus bahwa ia sebagaj kepala rombongan dan Luran Pisangan tengah mengikuti Rapat Anggaran Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam Permata di Lembang.

"Biasanya untuk meningkatkan simpanan pokok, anggota mengikuti RAT rutin tahunan," paparnya.

Selesai rapat di Lembang, rombongan bergerak ke Sari Ater untuk berwisata dan baru selama 15 menit berjalan terjadi kecelakaan bua terguling. 

"Kita baru selesai makan siang bersama sembari bercanda sama ibu PKK, karena kan saya memang dekat dengan ibu-ibu PKK. Kemudian kita mau wisata ke Sari Ater dan baru aja 15 menit jalan terjadi kecelakaan."