Selasa, 12 Juni 2018 09:50:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfriani Anisma Wibowo
Libur Lebaran, Pasukan Oranye di Tangerang Tetap Siaga Jaga Kebersihan
Ilustrasi pasukan oranye Kota Tangerang.
Foto : istimewa
 

TANGERANG - Petugas kebersihan atau biasa disebut dengan pasukan oranye Kota Tangerang tetap disiagakan sepanjang cuti Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H, untuk mengatasi sampah dan menjaga setiap kawasan tetap bersih.

Menurut Kepala Bidang Kebersihan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Buece Gartina, bahwa volume sampah mengalami penurunan pada saat Lebaran dikarenakan penduduk yang mudik. Namun pihaknya tetap memberikan pelayanan, seperti membuka call center pengaduan guna memaksimalkan kinerja dalam menjaga kebersihan Kota Tangerang.

“Walaupun saat ini sedang libur Lebaran, kami memastikan seluruh petugas kebersihan tetap siaga membersihkan Kota Tangerang,” jelasnya, Selasa (12/6/2018).

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Engkos Zarkasyi menuturkan bahwa sampah akan meningkat dibanding hari biasa saat malam takbiran.

“Saat malam Takbiran, sampah akan meningkat sekitar 10 persen karena biasanya banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan. Namun, kami berharap agar masyarakat bijak dengan mengurangi penggunaan kemasan plastik dan lainnya,” paparnya.

”Kita akan melaksanakan kegiatan gempuran bersama Satpol PP yang dimulai sore hari hingga malam hari saat H-1 Lebaran. Sehingga sampai dengan dini hari atau hari H diharapkan semua sampah sudah bersih, termasuk di titik-titik sampah," tambahnya.

Nantinya, saat hari H Lebaran, Jumat (15/6/2018), akan diploting beberapa bentor dan jajaran bison serta median guna membantu kebersihan di jalur protokol dan di lokasi-lokasi masjid yang digunakan untuk salat Ied.

"Usai salat Jumat, diluncurkan armada piket sebanyak 40 armada guna memback up kebersihan Kota Tangerang di jalur protokol. Pada malam harinya tetap dilaksanakan sweping 10 armada. Pada hari ke 2 dan 3 Lebaran, selanjutnya dilaksanakan pengangkutan seperti biasa dengan armada piket sebanyak 40-50 armada. Setelah hari ke 3 pengangkutan diharapkan sudah normal kembali," terangnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda