Serpong > Laporan Utama

Kepala Sekolah di Tangerang Harus Kembangkan Kewirausahaan

Jumat, 13 Oktober 2017 09:24 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Ade Indra Kusuma

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah
Foto : Ade Indra Kusuma

Share this








Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta kepada kepala sekolah di Tangerang untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan anak didik.

TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak kepada kepala sekolah menengah pertama  (SMP) di Kota Tangerang, untuk mengembangkan kewirausahaan di sekolah masing-masing.

"Kewirausahaan itu penting untuk bisa menciptakan lapangan kerja di tengah masyarakat.Untuk itu saya mengajak kepada para pendidik untuk bisa mengajarkan anak kita untuk bisa berwirausaha " ujar Arief saat membuka acara Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Rangka Pengembangan Program Sekolah Bagi Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah Se-Kota Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah Puspem, Kamis (12/10/2017).

Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini membutuhkan sebuah langkah berani para pendidik dengan terus berinovasi juga berkreasi dalam mempersiapkan anak didiknya menjadi generasi yang siap bersaing di era globalisasi.

"Sekolah juga harus bisa mengarahkan anak didiknya untuk bisa menggunakan teknologi yang saat ini ada untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat," terangnya.

Seperti halnya usaha Pemkot, Arief menjelaskan yang saat ini juga sudah mulai menerapkan entrepreunership governance yang bertujuan untuk mengoptimalkan setiap sumberdaya yang ada ditengah keterbatasan anggaran dan sumberdaya manusia.

"Makanya kita sekarang punya konsep e-city yang diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik," terangnya.

Soal membangun kemandirian masyarakat, Arief juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya juga sedang gencar-gencarnya memecahkan persoalan pengangguran yang masih menjadi jadi pekerjaan rumah.

"Sekedar potret  jumlah pengangguran 2 atau 3 tahun yang lalu berjumlah 80 ribu jiwa, tahun 2017 ini bisa turun menjadi 68 ribu jiwa. Memang terjadi penurunan namun angka 68 ribu jiwa adalah bukan jumlah yang sedikit," terangnya.

Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Arief, sangat serius menangani persoalan ini dengan membangun kegiatan lewat Kampung Pemuda Mandiri.

"Pada era globalisasi saat ini, banyak sekali anak-anak muda yang kesulitan bersaing karena tidak pernah diajarkan hidup berkompetisi. Saya berharap melalui kampung pemuda mandiri ini mereka diajarkan bisa hidup mandiri, mampu berwira usaha dengan memanfaatkan tekhnologi," tukasnya.