Serpong > Laporan Utama

Ini Rute Alternatif Hindari Peraturan Ganjil-Genap Tol Tangerang

Kamis, 12 April 2018 10:58 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ade Indra Kusuma

Petugas BPTJ membagikan flyer sosialisasi penerapan sistem ganjil-genap di pintu Tol Tangerang.
Petugas BPTJ membagikan flyer sosialisasi penerapan sistem ganjil-genap di pintu Tol Tangerang.
Foto : Ade Indra Kusuma

Share this








Jalan Daan Mogot, Jalan M1 Bandara Soekarno-Hatta, dan Jalan Hasyim Ashari, jadi jalur alternatif menghindari aturan peraturan ganjil-genap di Tol Jakarta

TANGERANG - Hari Senin (16/4/2018) mendatang, peraturan ganjil-genap di tol Jakarta Tangerang (Janger) akan mulai diuji-coba sebelum mulai diberlakukan awal Mei. Ada dua gerbang tol yang diberlakukan peraturan ganjil- genap di tol tersebut, yaitu gerbang tol Kunciran dan Tangerang.

Menyikapi peraturan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Tangerang juga merespons-nya dengan membuat jalur rekayasa atau rute alternatif bagi pengendara yang melintas di dua gerbang tol tersebut.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman, jalur alternatif yang bisa digunakan selama berlaku sistem ganjil-genap di Tol Jakarta – Tangerang di antaranya Jalan Daan Mogot, Jalan M1 Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Hasyim Ashari, dan juga Jalan Hos Cokroamito arah Ciledug.

"Hanya dua saja yang diberlakukan kebijakan ini. Nantinya pengendara juga bisa melewati di beberapa tol yang belum diterapkan. Mulai dari Tol Green Lake, Karawaci, Tangerang 1, dan Bitung," kata Saeful, Kamis (12/4/2018).

Untuk menyukseskan sosialiasi pihaknya juga sudah bekerja sama dengan jajaran Polrestro Tangerang, dengan melibatkan 221 petugas yang berjaga di beberapa jalur alternatif tersebut.

Terpisah, Humas Jasa Marga Pusat Dwimawan Heru mengungkapkan pilihan rute alternatif tersebut bisa digunakan saat sosialisasi. Untuk paket kebijakan ganjil-genap di tol Jakarta Tangerang, pihaknya masih menunggu hasil sosialisasi dan keputusan dari menerti Perhubungan.

"Jalur alternatif tersebut silakan digunakan saja dulu agar masyarakat juga bisa lancar perjalanan dan bisa kurangi kemacetan di tol," tukasnya.