Serpong > Laporan Utama

Ini lho, Upaya Bapenda Kota Tangsel Tingkatkan Retribusi Pajak Parkir

Jumat, 13 Oktober 2017 14:21 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter : Alfi Dinilhaq

Sosialisasi pajak parkir daerah
Sosialisasi pajak parkir daerah oleh Badan Pendapatan Daerah.
Foto : Alfi Dinilhaq

Share this








Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merilis nominal pajak retribusi perusahaan parkir sebesar Rp 19 Miliar.

TANGERANG-Jumlah tersebut masih jauh dari target yang ditentukan yakni sebesar Rp24,5 Miliar.Ayu Sayekti, Kepala Bidang Pajak Pendapatan Daerah 2, Bapenda Kota Tangsel Ayu mengatakan banyak perusahaan yang masih malas membayarkan pajak parkir. Pajak parkir ini seharusnya dibayarkan pertahun. 

"Banyak yang belum bayar pertahunnya. Padahal jika rutin, jumlah pendapatan asli daerah pasti lebih banyak dari yang sudah ditargetkan," ujarnya.

Lebih lanjut Ayu menjelaskan bahwa ada sekitar 102 jumlah wajib pajak perusahaan parkir yang ada di Kota Tangsel. Sebenarnya izin sudah ada, laporan pendapatan juga ada. Kendala ada di sifat yang malas untuk bayar pajak. Ini bisa disebut perusahaan nakal, kalau tidak ditagih tentu mereka tidak bayar.

Menurut Ayu, pihaknya terus melakukan optimalisasi agar seluruh perusahaan pengelola parkir bisa tahu surat keputusan Wali Kota Tangsel. Besaran pajak itu 24 persen dari pendapatan setiap tahun. Sementara, Dadang Sofyan, Kepala Bapenda Kota Tangsel Dadang mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi agar perusahaan pengelola parkir tahu kewajiban bahwa setelah mendirikan tempat usaha itu adalah bayar pajak.

”Makanya kita terus kirimi surat pemberitahuan dan diundang ke acara sosialisasi. Kalau sudah diundang tapi tidak datang, diundang lagi dan terus diundang. Namun, jika masih bandel juga, kita datangi perusahaan pengelolanya, biar peraturan ini bisa sampai kepada mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan pihaknya siap memberikan sanksi kepada pengelola jika masih belum memenuhi kewajibannya. 

 

Berita Terkait