Kamis, 17 Mei 2018 13:57:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfi Dinilhaq
Para peserta Tangsel Youth Planner.
Para peserta Tangsel Youth Planner.
Foto : istimewa
 

TANGSEL - Sebanyak 50 anak muda di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti program Tangsel Youth  Planner yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bapedda) Tangsel bersama Komunitas Tangsel Creative, MAKET, dan Indonesia Literary Collective.

Ajang ini merupakan kumpulan anak muda terpilih yang telah melalui tahap kurasi. Para peserta juga ditantang menyertakan tulisan esai tentang perencanaan Kota Tangsel. Dari sekitar 90 orang yang ikut seleksi, didapat 50 anak muda terpilih.

Peserta Tangsel Youth Planner diajak berkeliling tempat pariwisata di Kota Tangsel seperti Situ 7 Muara Pamulang, Taman Baca Kolong Flyover Ciputat, Pertanian Kota Rimbun Konservasi, dan Taman Perdamaian.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi dari Ketua Indonesia Creative Cities Network Fiki Satari, Kepala Bappeda Tangsel Taher Rochmadi, Ketua TCF dan MAKET Hilmi Fabeta, Sastrawan dan Arsitek Avianti Armand.

Pada akhir program, para peserta diminta untuk membuat rencana tata kota versi mereka dengan bahan bubur kertas. Hasil maket rencana tata kota sangat unik. Sebagaimana dikatakan oleh Fiki Satari, Pemateri Tangsel Youth Planner 

”Saya mengapresiasi program ini karena selain saya mempunyai kedekatan kultural karena saya memiliki darah Banten, juga saya merasa generasi muda kita perlu dibekali dengan kreativitas dan kotanya dengan baik sejak dini,” jelas Fiki Satari.

Sementara Taher Rachmadi,  Kepala Bappeda Kota Tangsel mengatakan bahwa program ini pemuda diharapkan lebih kenal kota yang ia tinggali dan juga mendapatkan referensi dari para pakar dalam menuangkan gagasan perencanaan mereka dalam bentuk maket dan tulisan.

"Agar anak muda di Kota Tangsel dapat pengalaman dari para pakar dan juga mengetahui lebih jauh mengenai kotanya," pungkasnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda