Serpong > Laporan Utama

13 Mobil Hasil Kejahatan Fiducia Disita Polres Tangsel

Minggu, 03 Desember 2017 11:40 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter :

Salah satu kendaraan yang disita.
Salah satu kendaraan yang disita oleh Polres Kota Tangsel.
Foto : Alfriani Anisma Wibowo

Share this








Mobil yang disita ini dikumpulkan sejak Agustus hingga November 2017. 

TANGSEL- Untuk kasus fiducia disita jenis dan nilai kredit pun bermacam-macam. Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) beserta jajaran  mengamankan 13 mobil berbagai merek. 

Mobil ini disita karena pemiliknya terlibat kasus tindak pidana fidusia atau pengalihanobjek kredit selama empat bulan terakhir.

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, mobil yang disita ini dikumpulkan sejak Agustus hingga November 2017. Jenis dan nilai kredit pun bermacam-macam.

"Seluruh mobil itu diamankan dari para pemiliknya yang berstatus masih terikat perjanjian kredit dengan pihak Leasing. Sehingga konsumen, tak boleh memperjualbelikan, menggadaikan, memindahtangankan, atau menyewakan kepada pihak lain," kata Alex, Jumat (1/12/2017).

Menurut Alex, para pemilik kendaraan ini terikat pada Pasal 35 dan Pasal 36 UU No 42/1999 tentang Jaminan Fiducia. Jadi barang ini bagi para konsumen, belum berarti miliknya secara penuh, sebagian kepemilikannya masih dikuasakan kepada penerima fiducia (leasing), dan dalam Pasal 36 barang-barang yang masih dalam jaminan Fiducia dilarang dipindahtangankan..

Para pelaku pemilik kendaraan, pada awalnya mengajukan kredit mobil-mobil tersebut di sejumlah leasing. Namun ditengah proses masa waktu kredit, para pemilik tak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar cicilan, lalu akhirnya ada yang memindahtangankan mobil-mobil itu kepada pihak lain.

"Karena itulah kami mengamankan jaminan objek fiducia ini (mobil), dengan para tersangka yang berjumlah 12 orang. Mereka yang menerima gadai, jual beli, take over pun akan terkena Pasal 480 atau yang biasa disebut penadah. Jadi masyarakat harus berhati-hati dalam jual-beli kendaraan, pemindahtanganan seperi kasus ini," ungkap Alex.

 

Berita Terkait