Serpong > Kesehatan

Puskesmas Pamulang Bagikan Vitamin A Gratis

Jumat, 23 Februari 2018 17:06 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfriani Anisma Wibowo

Anak balita mendapatkan vitamin A gratis dari posyandu yang tersebar di Pamulang, Tangsel.
Anak balita mendapatkan vitamin A gratis dari posyandu yang tersebar di Pamulang, Tangsel.
Foto : istimewa

Share this








Ada 40 Posyandu, 16 Taman Kanak-kanak, dan Paud di Kecamatan Pamulang yang dibagikan 7.847 vitamin A gratis oleh Puskemas Pamulang.

TANGSEL - Puskesmas Pamulang membagikan 7.847 Vitamin A gratis ke 40 Posyandu, 16 Taman Kanak-kanak dan Paud yang tersebar di Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Pemberian vitamin A tersebut untuk bayi usia 6-11 bulan dan balita usia 12-59 bulan.

Kegiatan ini rutin digelar oleh Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Kesehatan pada setiap bulan Februari dan Agustus. Kedua bulan tersebut dikenal sebagai Bulan Vitamin A, di mana seluruh anak yang berusia enam bulan sampai 59 bulan akan mendapatkan vitamin A gratis di Posyandu atau Puskesmas.

Suplementasi secara berkala vitamin A dosis tinggi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan terhadap vitamin A, mencegah defisiensi vitamin A, dan untuk membangun cadangan vitamin A dalam hati.

Pemberian vitamin A ini juga merupakan salah satu program pemerintah sebagai bentuk suatu kepedulian agar anak-anak tumbuh berkembang menjadi generasi muda harapan bangsa..

Kepala Puskesmas Pamulang dr. Fitria Oriza mengatakan, manfaat pemberian vitamin A bagi bayi dan balita diantaranya untuk tumbuh kembang anak, terutama untuk penglihatan, meningkatkan daya tahan tubuh serta terhindar dari infeksi penyakit.

Sementara itu, Kepala Bidang Promkes Dinkes Tangsel Iin Sofiawati menjelaskan, kekurangan vitamin A dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

“Maka dari itu, pemberian suplementasi vitamin A sebanyak dua kali setahun pada bayi dan balita dapat mencegah  terjadinya kekurangan vitamin A dan kebutaan, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mengurangi kejadian kesakitan dan kematian pada bayi dan balita,” ujarnya, Jumat (23/2/2018).