Serpong > Kesehatan

Mengenal Gejala dan Penanganan Penyakit Kawasaki

Rabu, 23 Mei 2018 14:28 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Alfi Dinilhaq

Gejala penyakit kawasaki umumnya ditandai demam
Ilustrasi : Gejala penyakit kawasaki umumnya ditandai demam pada anak.
Foto : istimewa

Share this








Penyakit kawasaki umumnya menyerang anak usia balita. Gejalanya ditandai dengan demam minimal 5 hari.

ALAM SUTERA - Penyakit kawasaki merupakan penyakit yang menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah di seluruh tubuh, khususnya pembuluh darah jantung. Penyakit langka ini mayoritas menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun.

Seperti dikatakan dr. Najib Advani, Sp.A(K), M Med (Paed), spesialis jantung - anak OMNI Hospitals Alam Sutera, penyakit kawasaki merupakan penyakit yang menyerang balita dengan efek yang serius berupa kerusakan pada pembuluh darah koroner jantung. Sehingga mengakibatkan terjadinya komplikasi ke arteri koroner, yaitu aneurisma dengan konsekuensi trombosis dan stenosis arteri koroner yang mengakibatkan infark miokard fatal.

Di Indonesia, menurutnya, kasus pengananan dan diagnosis penyakit ini sangat lambat. Buktinya, angka penderita penyakit ini telah mencapai 5.000 kasus pertahun. Untuk itu, mengenali gejala dan mendiagnosis penyakit ini sangat penting. "Maka diagnosis harus ditegaskan secara klinis dan juga pemeriksaan laboratorium. Diagnosis dini disertai pengobatan yang cepat dan tepat akan mencegah mengurangi secara bermakna komplikasi jantung," tambah dr. Najib.

Secara diagnostik, penyakit ini ditandai dengan beberapa gejala. Di antaranya deman minimal 5 hari, eksantema polimorf, injeksi konjungtiva, kelainan bibir dan rongga mulut, kelainan tangan dan kaki, deskuamasi ujung jari, dan limfadenitis servikal di leher. “Selain kelainan diagnostik, terdapat kelianan lain seperti kardiovaskular, gastrointesnial seperti diare dan muntah, jalu endap darah, urine dengan leukosit meningkat, kulit kemerahan, respirsi seperti batuk dan pilek, sendi, dan neurologik,” katanya.

OMNI Hospitals Alam Sutera jadi satu-satunya rumah sakit di Tanah Air yang mampu menangani kasus penyakit kawasaki yang disebut Kawasaki Center. Perawatannya meliputi berbagai macam terapi. Seperti ekokardiografi oleh kardiolog anak, pemberian immunoglobulin, pemberian asam asetil salisilat, dan menunda imunisasi campak serta variesela minimal 11 bulan.

“Hingga saat ini penyakit kawasaki belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dan banyak masyarakat tidak mengetahui apa dan bagaimana tanda-tanda penyakit ini. Oleh sebab itu, sebagai rumah sakit yang memiliki layanan Kawasaki Center di Indonesia, OMNI Hospitals wajib mensosialisasikan mengenai penyakit kawasaki kepada masyarakat,” kata Sujono, Head of Sales OMNI Hospitals Alam Sutera.