Segitiga Emas > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Tim Pemenang Ahok-Djarot Beberkan Intimidasi yang Diterima Pemilih

Rabu, 19 April 2017 14:11 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Chandra Purnama

Konferensi Pers tim pemenangan Ahok-Djarot
Konferensi Pers tim pemenangan Ahok-Djarot
Foto : Chandra Purnama

Share this

0





0

Juru bicara tim pemenang Ahok-Djarot membeberkan intimidasi yang diterima para pemilih seperti anggota KPPS yang tidak netral

JAKARTA - Tim pemenang dari pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, melakukan konferensi pers, di Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (19/4/2017) siang.

Dalam acara tersebut, tim pemenang membeberkan bahwa ada serangkaian intimidasi yang dilakukan oleh massa pendukung Paslon nomor urut tiga yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Intimidasi udah terjadi beberapa hari terakhir dengan adanya tamasya Al Maidah," kata Juru bicara tim pemenang Ahok-Djarot, Martin Manurung di hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2017).

Selain itu, Emmy Haafied juru bicara lainnya mengungkapkan ada beberapa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bersikap tidak netral. Hal tersebut berbanding terbalik dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga : Kapolda Pastikan Situasi Pilkada Putaran Kedua Berjalan Kondusif

"KPPS nya juga berpihak. Kami tau mayoritas PPS mempersulit. Bahkan ada yang mau mencoblos pun dipersulit, KPPS pun gak melindungi. Ini kegagalan KPUD untuk menjaga KPPS netral," beber Emmy.

Sementara itu dari data yang diterima Infonitas.com, tercatat ada beberapa intimidasi yang dilakukan oknum tertentu agar tidak melakukan pemilihan terhadap Ahok-Djarot.

TPS tersebut antara lain, TPS 03 Kramat Pela, Mampang Prapatan, TPS 56 Kampung Juranganan, Grogol dengan tindak intimidasi saksi Ahok-Djarot diusir dan pemilih diancam tidak boleh memilih Ahok-Djarot.

Selain itu, TPS Pegangsaan Dua, Kelapa Gading ada intimidasi dengan format tamasya Al Maidah. TPS 03 Green Garden, Kebon Jeruk juga ada tindak intimidasi dengan mencoba mempengaruhi pemilih agar tidak mencoblos Ahok-Djarot.