Segitiga Emas > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Pemilih dari DPTb, Tidak Perlu Bawa KK Saat Mencoblos

Selasa, 18 April 2017 16:21 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Adresau Sipayung

jakarta
Ilustrasi Pilkada DKI
Foto : istimewa

Share this





Warga yang masuk ke d0alam Daftar pemilih Tambahan (DPTb) tidak perlu membawa Kartu Keluarga, memudahkan mereka untuk memilih di Pilgub DKI Jakarta.

SETIABUDI - Terdapat ketentuan yang berbeda pada warga yang tak terdaftar, di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran pertama serta kedua. Kini, pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tidak diwajibkan membawa KK (Kartu Keluarga) saat pemeriksaan indentitas.

Pemilih dari DPTb hanya diwajibkan membawa KTP dan Suket (Surat keterangan dari Dukcapil). Hal ini untuk mempermudah warga yang tidak memiliki e-KTP untuk memilih pemimpin masa depannya di Jakarta.

"Hanya itu aja perbedaannya. Jadi tak banyak yang berubah. Itu suapa pihak warga tak dibebani dan direpotkan aja atas sistem pemilihan,"ujar ketua PPK, Achmad Suprayogi, di kantor PPK, Jln. Setiabudi, Jakarta, Selasa,(18/4/2017).

Baca juga : Mengenang Masa Kecil dengan Colt T-120

Nantinya, Achmad mengatakan pihak KPPS hanya meminta surat atau kartu lain yang tertera identitasnya. Kondisi tersebut akan dilakukan jika PPS ragu dengan identitas DPTB.

"Bila gak, mereka ya cukup tunjukkan KTP dan Suket aja. Itu bilamana PPS perlu saja. Jadi gak diwajibkan," ucap Achmad lagi.

Hingga saat ini, ada sekitar 200-300 Suket (Surar Keterangan) yang sudah dilaporlan ke pihak penyelengara dari Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran ke-2. Jadi, situasi ini tidak merepotkan kala pemungutan suara.

"Gak banyak kok warga yang terlibat pada situasi tersebut. Tapi kita tidak mengethaui ya dihari H-nya nantinya. Semoga aja gak banyak. Jadi, hari H yang termasuk DPTB pun diwajibkan hadir dari jam 12.00 WIB pemilihan," tutupnya.