Segitiga Emas > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Kubu Anies-Sandi Nilai Ada Kejanggalan Dibalik Peresmian Masjid Raya

Sabtu, 15 April 2017 16:04 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

jakarta
Masjid Raya Jakarta
Foto : Wahyu Muntinanto

Share this

0





0

Kubu Anies-Sandi menilai adanya kejanggalan dibalik peresmian Masjid Raya Jakarta, terutama waktu peresmian yang dipercepat

CIKINI - Hari ini, Sabtu (15/4/2017) Masjid Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Namun, langkah itu dinilai janggal oleh berbagai pihak.

Seperti yang diutarakan oleh anggota tim sukses (timses) Anies-Sandi, Agung Setiarso. Menurutnya, dimajukannya waktu peresmian dari jadwal semula pada Minggu (16/4/2017) menjadi hari ini, sarat akan muatan politik.

"Saya melihat peresmian Masjid Raya ini ada kejanggalan. Kan mestinya yang meresmikan adalah gubernur bukan presiden. Menurut saya, peresmian ini masalah politi, karena dilakukan di masa pilkada. Kenapa bukan di luar pilkada?," ujarnya di Cikini, Sabtu (15/4/2017).

Agung mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan lanjutan untuk membuktikan bahwa ada kesengajaan mengapa Presiden yang meresmikan masjid raya tersebut, "Kami akan investigasi, kami akan membuat tindakan lanjutan. Saya berpikir, ini seharusnya ditunda saja," tegasnya.

Baca juga : Ini Kata Anies Soal Peresmian Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari

Selain itu, pihaknya juga menyoroti sejumlah tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon petahana. Menurutnya, petahana sengaja menggunakan program Pemprov DKI untuk berkampanye. Contohnya seperti penyaluran Kartu Jakarta Lansia (KJL) melalui Bank DKI.

"Cara-cara seperti itu jelas mencederai demokratisasi, karena kami bingung KJL itu program timses atau Pemprov DKI. Karena belum ada kajian di DPRD dan memang bukan program Pemprov," tuturnya.

Untuk diketahui, semula, Masjid Raya Jakarta akan diresmikan pada hari Minggu (16/4/2017) besok, atau tepat di hari pertama Ahok resmi menjabat sebagai gubernur DKI usai cuti kampanye. Namun, peresmian masjid di masa tenang Pilgub DKI menuai protes dari Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin yang menilai peresmian itu menguntungkan pihak Ahok sebagai cagub.