Segitiga Emas > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Bawaslu DKI Sebut Ahok Masih Masih Bisa Kampanye Meski Sudah Sertijab

Sabtu, 15 April 2017 17:24 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti
Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this

0





0

Bawaslu DKI mengungkapkan Ahok-Djarot yang akan melakukan sertijab tetap bisa melakukan kampanye, hingga pukul 00.00 WIB, Sabtu (16/4/2017)

CIKINI - Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Ahok-Djarot hari ini dijadwalkan akan melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dengan Plt Gubernur DKI Sumarsono. Rencananya, sertijab akan digelar pada pukul 16.00 WIB di Balai Kota DKI Jakarta.

Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti mengatakan, meski sudah ada sertijab, paslon petahana masih diberikan kesempatan untuk berkampanye hingga masa kampanye berakhir pada Minggu (16/4/2017) pukul 00.00 WIB.

"Kampanye itu kan berakhir mulai malam ini pukul 00.00 WIB, berarti masih boleh ada kegiatannya sebelum pukul segitu. Termasuk pasangan petahana yang akan kembali menjabat sebagai Gubernur DKI sore ini," katanya di Cikini, Sabtu (15/4/2017).

Mimah mengatakan, sertijab pada dasarnya hanya merupakan formalitas. Dan yang terpenting adalah batas waktu kegiatan kampanye yang berakhir pada Minggu dinihari,"Itu kan (sertijab) cuma formalitas. Prinsipnya tanggal 15 adalah batas waktu kegiatan kampanye. Masa cuti kampanye selesai, baru melakukan perannya sebagai gubernur," ujarnya. 

Baca : Dibuka Awal Mei, Menhub Minta Persiapan Ini di Terminal 3 Soetta

Mimah menjelaskan, meskipun paslon tidak memiliki agenda selama masa tenang, para relawan diharapkan tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan deklarasi dukungan. Sebab menurutnya, deklarasi merupakan kegiatan yang mengarah kepada kampanye, sehingga tidak boleh dilakukan saat minggu tenang.

"Saya bingung, kenapa deklarasi tidak dilakukan saat jauh-jauh hari sebelum pencoblosan. Karena deklarasi itu kan mengarah ke kampanye. Jadi seharusnya, deklarasi itu dilakukan sebelumnya supaya konsentrasi mendukung paslon," tuntasnya.