Jumat, 25 Mei 2018 13:56:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ade Indra Kusuma
DFP Cakes Kembangan racik kue tradisional hingga diminati ke mancanegara.
DFP Cakes Kembangan racik kue tradisional hingga diminati ke mancanegara.
Foto : istimewa
 

KEMBANGAN - Kue tradisional khas Tanah Air seperti kue cucur, lidah kucing dan lainnya, memang tak punya cita rasa yang istimewa. Tak hanya di dalam negeri, kenikmatan kue tradisional juga ternyata cukup diminati di mancanegara.

Buktinya, salah satu pelaku usaha kue di Kembangan Jakarta Bara, Fathier Pastrises (DFP) Cakes mampu menjual kue kering hingga ke mancanegara. “Kami punya pelanggan dari mancanegara. Misalnya Jerman, Belanda dan Singapura,” Dwi Firmansyah, Pemilik DFP Cakes.

Beragam kue kering dan tradisional ditawarkan di DFP Cakes. Kue yang dijual pun sangat terjangkau. Dibanderol mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 1 juta, Anda bisa membawa kue dan oleh-oleh dari DFP Cakes.

"Kita yakin bisa menjual banyak produk karena rasa dan kualitas bahan yang baik. Hanya kita masih menggunakan alat tradisional. DFP Cakes kue kering dan tradisional pilihan masyarakat,” katanya.

"DFP memberikan kue kering dan tradisional yang pasti disukai oleh banyak orang dan jadi favorit anak muda serta keluarga," tambahnya.

Awalnya, ia membuka usaha kue ini lantaran ketertarikan dirinya dan sang istri menyantap kue kering. Sejak  2011 lalu, akhirnya ia memutuskan membuat kue kering dan tradisional dalam DFP cakes. Kata dia, DFP mengambil nama dari anaknya yang bernama Fathier. "Saya lihat peluang usaha bisnis ini besar makanya saya coba jualan saja kue ini," kata Dwi.

Untuk membuka DFP, Dwi harus mengalami pasang surut. Lantaran tidak ada dana, SDM serta banyaknya regulasi pemerintah dalam mengembangkan usaha kuliner. Hingga ia pernah sempat kembali ke dunia perhotelan yang membesarkan nama Dwi sejak puluhan tahun silam. "Saya terus berusaha mengembangkan DFP Cakes hingga kini punya banyak penggemar," imbuhnya.

 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda