Puri > Properti

Bingung Isi Waktu Libur Lebaran? Yuk Ubah Loteng Jadi Kamar Tidur

Senin, 26 Juni 2017 11:00 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Ilustrasi - Loteng jadi Kamar Tidur
Ilustrasi - Loteng jadi Kamar Tidur
Foto : istimewa

Share this








Loteng ternyata memiliki peranan penting di rumah. Bahkan, ruangan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai kamar tidur.

PURI – Selama ini, kita sering menggunakan loteng sebagai gudang. Hal tersebut tidaklah salah mengingat loteng merupakan salah satu ruangan yang jarang kita kunjungi di rumah.

Namun terlepas dari fungsi umumnya sebagai gudang, loteng pastinya dimiliki oleh setiap rumah. Hal ini menunjukan bahwa keberadaan loteng sangatlah penting dalam sebuah rumah. Saking pentingnya, loteng juga ternyata bisa memenuhi kebutuhan rumah akan ruangan tambahan. Seperti kamar tidur misalnya.

Loteng yang diubah menjadi kamar tidur akan terlihat unik jika kita mendekornya dengan cara yang tepat. Nah, bagi Anda yang berniat menyulap loteng menjadi kamar tidur, berikut ada beberapa tips seperti dikutip dari rumah.com.

Ukur ruang loteng

Agar dapat dimanfaatkan menjadi kamar tidur yang nyaman, loteng idealnya memiliki ruang yang cukup lega untuk berdiri orang dewasa. Sebaiknya, jarak antara titik tertinggi di plafon dengan rangka lantai loteng lebih dari 2,5 meter. Namun jika kamar tidur yang direncanakan dirancang untuk anak-anak, ketinggian 2 meter pun sudah cukup.

Pilih material Lantai

Lantai loteng sebenarnya merupakan plafon rumah. Oleh karena itu, material yang digunakan untuk melapisi lantai ini sebaiknya dipilih dari jenis yang ringan, seperti kayu atau vinyl. Hanya saja, kayu yang digunakan harus diberi lapisan anti rayap agar tidak cepat rusak.

Perhatikan kondisi Atap

Ruangan loteng berbatasan langsung dengan atap rumah. Oleh karena itu, panas di dalam loteng sebagian besarnya berasal dari serapan panas matahari oleh atap. Untuk mengatasinya, sebaiknya pilih material atap yang tidak mudah menyerap panas. Misalnya, genteng yang dapat mereduksi panas. Selain itu, ada baiknya pula bagian plafon ditambah lapisan insulasi, baik yang terbuat dari aluminium foil,  glasswool, atau material lain.

Atur sirkulasi Udara

Seperti halnya ruangan rumah yang lain, panas di dalam ruang loteng juga dipengaruhi faktor sirkulasi udara. Untuk mendapatkan sirkulasi udara yang lancar, Anda bisa menambahkan beberapa jendela sebagai penghawaan alami. Jendela juga bisa mempercantik loteng yang diubah menjadi kamar tidur.

Pencahayaan

Pencahayaan di loteng dapat diperoleh secara alami, baik dari jendela-jendela yang terdapat pada sisi-sisi loteng, ataupun dari skylight yang dibuat pada atap. Jika Anda memilih membuat skylight, perhitungkan pula lokasinya pada atap, sehingga cahaya yang langsung masuk tidak sampai menyilaukan.

Furnitur yang Digunakan

Untuk loteng, sebaiknya tidak menggunakan terlalu banyak furnitur. Hal ini karena ruangan loteng biasanya tidak terlalu luas. Selain itu, ada baiknya juga lantai loteng tidak dibebani dengan banyak furnitur. Furnitur yang digunakan dapat dipilih yang sesuai untuk mengisi bagian-bagian ruangan loteng yang atapnya rendah. Misalnya, meja kerja atau lemari yang tidak terlampau tinggi.

Akses yang Mudah dan Aman

Karena letaknya di atas, akses dari dan menuju loteng biasanya berupa tangga. Lebih baik tangga yang digunakan berupa tangga yang built-in dengan rumah. Oleh karena itu, letaknya harus diperhatikan sehingga tidak mengganggu penataan ruang di bawahnya. Jika loteng dipakai untuk kamar anak, sebaiknya tangga itu pun dibuat dengan lebar yang cukup dan tempat pegangan agar lebih aman dan mudah digunakan.