Puri > Properti

2018, Pembangunan Perkantoran di Jakbar Diprediksi Tumbuh Signifikan

Rabu, 10 Januari 2018 10:00 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ronald P. Gerson

Ilustrasi gedung perkantoran.
Ilustrasi gedung perkantoran.
Foto : istimewa

Share this








Tiga tahun terakhir pertumbuhan gedung perkantora di Jakbar meningkat 30 persen. Diprediksi tahun ini pertumbuhannya akan terus berlanjut.

PURI – Adanya penundaan penyelesaian gedung perkantoran di kawasan Jakarta yang seharusnya beroperasi tahun 2017, diprediksi akan membuat stok perkantoran lebih signifikan pada tahun ini.

Demikian Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers Internasional kepada Infonitas.com, Rabu (10/1/2018). Menurutnya, penyediaan fasilitas transportasi umum yang maju dan pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat, akan menjadi katalis bagi pasar perkantoran berkembang terutama ke kawasan komersial di Jakarta.

"Hanya 3 kantor baru yang selesai pembangunannya pada 2017 dengan luas total 96.000 meter persegi. Peningkatan stok perkantoran akan lebih signifikan terjadi pada 2018 dan 2019," ujar Ferry.

Dia mencontohkan, seperti diwilayah Jakbar, persediaan lahan yang luas dan pengoperasian jalan tol yang menghubungkan ke wilayah Tangerang, mendorong pemilik lahan untuk membangun gedung perkantoran.

"Selama 3 tahun terakhir, gedung perkantoran di area ini meningkat hampir 30 persen. Dan kami perkirakan, pertumbuhan perkantoran di Jakarta Barat akan terus berlanjut," kata Ferry.

Koridor LRT 4 juga akan dikembangkan di Jakbar untuk menghubungkan Puri Kembangan-Tanah Abang sepanjang 9,3 kilometer. Selain itu di tahun 2018 ini, ada 4 gedung perkantoran baru di Jakbar yang diprediksi selesai. Keempat gedung tersebut yaitu, St Moritz Ofice Tower di Puri Indah, Ciputra International Puri 1 dan 2 di Puri, serta Arcade Business Center di Puri.