Puri > Profil

Karolin Margret Natasha : Kuncinya Komunikasi

Minggu, 02 April 2017 15:50 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Syaiful Azis

Karolin Margaret Natasa
Karolin Margaret Natasa
Foto : istimewa

Share this








Politukus tersohor asal Kalimantan Barat ini sukses menduduki kursi Bupati Landak setelah sebelumnya menjadi anggota DPR selama dua periode.

TAMBORA – Tak mudah menjadi pelayan masyarakat. Setidaknya inilah yang disadari Karolin Margret Natasha selama menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama dua periode. Tapi, ia tak pernah menyerah dalam melakukan hal tersebut. Hingga akhirnya, perempuan asal Kalimantan Barat ini dipercaya untuk mempin Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Ya, Karolin terpilih menjadi Bupati Landak periode 2017-2022. Ia berhasil meraih suara sebesar 90,78 persen pada Pilkada serentak yang belum lama ini digelar. Atas raihan suara yang sangat besar itu pula, ia menggelar acara syukuran dengan  paguyuban warga Kalimantan Barat yang tinggal di Jakarta. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Season City, Jalan Latumenten, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (1/4/2017) malam.

Pada kesempatan itu, Karolin mengucapkan terimakasih kepada warga Kalimantan Barat di Jakarta yang telah memberi kepercayaan padanya. Tak lupa, ia juga menyampaikan komitmennya untuk memajukan daerah yang dimpimpinnya.

Setelah itu, anak sulung dari Gubernur Kalimantan Barat Cornelis ini juga menyampaikan kesan-kesannya selama jadi pelayan rakyat.

“Saya berjuang menjadi pelayan masyarakat melalui jalur partai. Maka dari itu peristiwa pesta demokrasi sangat penting,” tutur Karolin.

Lebih jauh, mantan anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan (PDIP) ini juga bercerita tentang perjalanannya di dunia politik.

“Setelah menjadi anggota DPR untuk perioder 2009-20014, saya terpilih kembali (menjadi anggot DPR) dengan raihan suara sebanyak 397.481,” jelasnya.

Total suara yang didapat Karolin merupakan rekor raihan suara terbanyak se-Indonesia. Hal ini membuatnya semangat bekerja melayani rakyat. Hingga akhirnya, Karolin menjadi politikus yang berpengaruh di Kalimantan Barat, dan kembali meraih suara terbesar dalam Pilkada Kabupaten Landak.

Karolin (paling kiri) saat di acara syukuran yang berlangsung di Ballroom Season City, Tambora, Jakarta Barat, kemarin.

“Kemampuan komunikasi menjadi sangat penting bagi seorang pemimpin. Komunikasi secara politik, kepada publik, dan komunikasi kepada pemilih. Itulah paling sulit. Jadi menurut saya, kuncinya ada dikomunikasi,” terangnya.          

“Motivasi saya (ikut Pilkada Kabupaten Landak), selain tugas dari partai, saya juga ingin dekat dengan masyarakat Kalbar, khususnya masyarakat Landak. Makanya saya berani maju di pilkada dan meninggalkan jabatan sebagai anggota DPR,” beber Karolin.