Rabu, 13 Juni 2018 09:00:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ade Indra Kusuma
Metode Belajar Anak yang Perlu Diketahui Orangtua
Metode belajar anak yang tepat akan mempengaruhi hasil pendidikan anak.
Foto : Ade Indra Kusuma
 

PURI - Kecerdasan anak bisa bisa dipupuk sejak dini. Terutama pada masa-masa di usia emasnya. Anak lebih mudah menyerap berbagai infomasi yang diterimanya. Banyak orangtua pun menginginkan anaknya menjadi seorang yang cerdas bahkan genius. Namun untuk mencapai itu perlu ada sistem pembelajaran anak dengan motode dan teknik yang khusus.

Teknik atau metode khusus itulah yang dikenalkan dan dibahas dalam seminar parenting Unlocking Your Children Genius di Heguru, Kembangan , Jakarta Barat, Selasa, (22/5/2018). Metode itu bernama Brain Development Training Technique yang mengoptimalkan cara berpikir anak dengan otak kanan dan kirinya.

CEO Heguru Mrs Ruiko Henmi mengatakan untuk membentuk karakter dam pola pikir anak harus ada pendekatan yang efektif sehingga pengembangan otak kanan mereka bisa lebih fokus. "Orangtua bisa mengandalkan bagaimana anak untuk menghapal benda di sekitar dengan musik dan cerita," katanya.

Dengan sistem pembelajaran di rumah yang mengandalkan musik dan cerita kemudian disambung dengan pemahaman benda sekitar yang dilihat anak memudahkan mereka untuk lebih fokus. Cara ini juga cukup efektif mengurai rasa bosan yang sering dirasakan anak di kelas.

Di samping itu, anak juga dirangsang untuk meningkatkan fundamental skilss atau kemampuan berpikir kritis, berhtung serta kemampuan verbal. "Anak akan mudah menemukan bakat mereka," jelasnya.

Dengan pendekatan yang tepat, lanjutnya, anak akan lebih peka terhadap sekitar. Sehingga anak akan lebih respek untuk menghapal semua benda di sekitar dengan cepat.

"Anak akan jadi lebih peka dan mudah menghapal dari apa yang dilihat. Biasanya anak usia 0 sampai 6 tahun lebih peka dan bisa belajar dari apa yang mereka lihat, tinggal bagaimana orang tua dan guru menyiasatinya," ucap Mrs Ruiko Henmi.

Dengan adanya metode ini, diharap agar setiap anak bisa lebih berpikir dan berkembang dengan otak kanan dan kiri mereka dengan seimbang. "Imbangi antara santai dan belajar sehingga anak lebih bisa berpikir maju," tukasnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda