Puri > Pendidikan

Mengoptimalkan Daya Ingat Anak dalam Belajar

Rabu, 02 Mei 2018 19:00 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Ilustrasi
Ilustrasi. (foto: psikologID)
Foto : istimewa

Share this








Gaya belajar anak tidak hanya selalu satu, melainkan dapat merupakan kombinasi antara dua gaya belajar yang menonjol.

PURI - Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Hal itu akan mempengaruhi kemampuan daya ingat anak dalam belajar. Sebagai orangtua, sangat penting untuk mengetahui mengenai gaya belajar anak. Psikolog Mellissa Grace mengatakan pada umumnya, gaya belajar anak terbagi dalam gaya belajar visual, auditori, dan kinestetiik.

Anak dengan gaya belajar visual biasanya lebih mudah mengingat dengan memvisualkan pikirannya. “Dalam berbagai cerita anak dengan gaya belajar visual bisanya menggunakan kata, pa..aku ngebayangin ... atau kata-kata serupa,” kata Mellissa.

Anak dengan gaya belajar auditori biasanya cederung mudah mengingat informasi baru yang disampaikan melalui suara (auditori). Anak juga biasanya mengingat dengan mengulang-ngulang informasi baru melalui suaranya sendiri.

Sedangkan anak dengan gaya belajar kinestetik mudah mengingat informasi baru melalui gerakan tubuhnya maupun sensasi yang dirasakan oleh tubuhnya. Ciri anak dengan gaya belajar seperti ini biasanya merupakan anak yang aktif (banyak bergerak).

Mellissa membagi tips untuk anak dengan berbagai gaya belajar tersebut. Untuk anak visual, gunakan mind map (peta pikiran), catatan-catatan tertulis maupun gambar-gambar sederhana yangs esuai dengan materi yang ingin diingat. “Gunakan tabel, diagram, gambar desain, dan gunakan satbilo, spidol, pensil warna atau alat tulis berwarna lainnya untuk menandari materi-materi yang penting,” terang Mellissa.

Untuk auditori, langkah yang dilakukan bisa dengan mengajak anak untuk membaca dengan lantang (read out loud) informasi yang ingin dipelajari. Selain itu, beri penjelasan kepada anak melalui pembicaraan secara lansung dan kombisnasikan materi yang ingin dipelajari dengan background musik lembut dan menenangkan.

Terakhir untuk gaya belajar anak kinestetik, Mellissa memberikan tips ajak anak untuk memperagakan dengan gerakan tubuhnya materi yang akan akan diingatnya. Ajak anak untuk mengingat materi yang berbeda dalam ruangan yang berbeda pula. “Contoh, materi tentang tumbuhan atau materi tentang hewa, ajak anak untuk bermain dan menyentuh binatang peliharaan,” terangnya.