Puri > Laporan Utama

Rawan Kekerasan Seksual Anak Di Jakarta Barat

Waspada, Sindikat Kejahatan Seksual Anak Mengancam Jakarta Barat

Sabtu, 20 Januari 2018 17:58 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak (Ist)
Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak (Ist)
Foto : istimewa

Share this








ECPAT Indonesia mengungkapkan sindikat kejahatan seksual anak mengancam warga Jakarta Barat. Bahkan, wilayah ini masuk zona merah.

PURI - Maraknya aksi kekerasan dan eksploitasi seksual terhadap anak yang terjadi dibeberapa kota besar di Indonesia menarik simpati dari Lembaga Ending the Sexual Exploitation of Children (ECPAT) Indonesia. Menurut catatan, kota besar seperti Jakarta Barat masih rawan akan hal ini.

Koordinator ECPAT, Ahmad Sofian menyebutkan, kekerasan anak yang terjadi di Jakarta Barat didominasi dengan perilaku perdagangan seks anak, pornografi anak online, dan pelacuran anak yang dilakukan oleh sejumlah sindikat kejahatan seksual anak. 

Bahkan, menurut dia, wilayah Jakarta Barat masuk ke dalam zona merah yang menunjukkan bahwa kekerasan dan eksploitasi seksual anak sudah begitu buruk dan sangat mengkhawatirkan.

"Sejauh ini kami melihat di Jakarta Barat tingkat kekerasan dan eksploitasi seksual anak cukup tinggi dibandingkan wilayah lain di Jakarta. Apalagi, langkah-langkah pencegahan dan penindakan (penegakan hukum) belum dilakukan secara maksimal," ujarnya saat dihubungi infonitas.com.

Sopian menilai, kekerasan yang dilakukan sejumlah sindikat kejahatan seksual anak memiliki hubungan dengan beberapa aspek. Seperti karena adanya permintaan atas pasar seks global anak dan adanya sejumlah wisatawan yang  memanfaatkan fasilitas pariwisata untuk melakukan kekerasan dan eksploitasi seksual anak.

"Untuk itu kami mendesak pemerintah agar segera melakukan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya mengakses konten pornografi dan langkah-langkah untuk mencegah menyaksikan konten pornografi," ucapnya.