Puri > Laporan Utama

Wali Kota Jakbar Minta Bank Sampah Diperbanyak

Selasa, 09 Januari 2018 18:50 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi bank sampah.
Ilustrasi bank sampah.
Foto : istimewa

Share this








Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi meminta bank sampah unit (BSU) di wilayahnya terus diperbanyak. Bahkan, warga harus terus dibina untuk memilah sampah

KEMBANGAN - Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi meminta bank sampah unit (BSU) di wilayahnya terus diperbanyak. Seluruh lurah diharapkan gencar menambah BSU di wilayahnya masing-masing.

"Bank sampah itu untuk kepentingan bersama dan memiliki nilai ekonomis. Jadi, bukan semata-mata karena piala Adipura," ujarnya di kantor wali kota, Selasa (9/1/2018).

Menurut data, hingga kini tercatat ada sebanyak 332 BSU yang telah beroperasi di 56 kelurahan se Jakarta Barat. Meski rata-rata telah memiliki bank sampah, namun sejumlah kelurahan di Jakarta Barat baru ada satu BSU. 

"Kelurahan yang baru memiliki satu BSU saya minta ditambah. Idealnya, tiap RW memiliki satu BSU. Ke depan, target ini harus bisa dicapai," imbuh Wali Kota.

Lebih lanjut, ia juga meminta agar 332 BSU yang ada dapat beroperasi maksimal dengan melibatkan masyarakat. Warga harus dibina untuk melakukan pemilahan sampah yang berasal dari rumah tinggal. 

"Jadi bukan sekadar ada. Tapi tidak ada aktifitas operasional di 332 BSU, sehingga kelihatan hasilnya," tuturnya. 

Untuk diketahui, BSU yang telah beroperasi tersebar di delapan kecamatan. Rinciannya, di Kecamatan Kebon Jeruk 38 BSU, Tamansari 47 BSU, Kembangan 41 BSU, Kalideres 34 BSU, Grogol Petamburan 47 BSU, Palmerah 42 BSU, Tambora 41 BSU, Cengkareng 42 BSU, dan Tambora 6 BSU.