Puri > Laporan Utama

TP4D Kejari Jakarta Barat Kawal Pembangunan Wilayah

Kamis, 12 Januari 2017 15:53 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

Konferensi pers Kejari Jakarta Barat
Konferensi pers Kejari Jakarta Barat

Share this





Sepanjang 2016, TP4D Kejari Jakarta Barat sudah melakukan 4 kegiatan pengecekan fisik.

KEMBANGAN - Kejari Jakarta Barat telah membentuk Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) sejak 2015 silam. Tim ini, dibentuk berdasarkan SK Kepala Kejari KEP-10/0.1.12/Dek.3/11/2015. 

Tujuannya mendampingi pelaksanaan pembangunan. Juga, melakukan pengawasan penyerapan anggaran di tingkat pemerintahan kota. “Tugas utama tim ini berupaya pencegahan maraknya kasus korupsi pada pembangunan proyek,” kata Kepala Kejari Jakarta Barat Reda Mantovani, saat ditemui usai menggelar konferensi pers Laporan Akhir Tahun 2016 di aula Kejari Jakarta Barat, Kamis (12/1/2017).

Sepanjang 2016, tim sudah melakukan 4 kegiatan pengecekan fisik, yakni proyek pengadaan jasa konstruksi pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Cendrawasih, proyek rehabilitasi total kantor Kelurahan Maphar, proyek peningkatan trotoar, dan proyek penurapan kali.

Tim pun sempat mendampingi Wali Kota Jakarta Barat dalam isu penyelewengan kerja di kasus kepemilikan lahan di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

"Mungkin kita satu-satunya Kejari yang dapat memenangkan perkara tersebut. Kita tentu membela berdasarkan bukti-butik fakta di lapangan," pungkasnya.

 







Puri > Laporan Utama

Rp 219, 9 Juta Anggaran Fasilitas Olahraga RPTRA

Selasa, 28 Februari 2017 20:37 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat. (Ivan)
RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat. (Ivan)

Share this





Kasudin Pemuda dan Olah raga Jakarta Barat, Joko Morgo Santoso mengatakan anggaran khusus RPTRA yang dibangun tahun 2015.

KEMBANGAN – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) akhirnya memiliki anggaran khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat. Anggaran senilai Rp 219,9 juta siap digelontarkan demi perbaikan dan pemeliharaan fasilitas olah raga di 11 RPTRA.

“Fasilitas olah raga di RPTRA yang mengalami kerusakan, segera kami perbaiki,” kata Kasudin Pemuda dan Olah raga Jakarta Barat, Joko Morgo Santoso, Jakarta Barat, Selasa (28/2/2017).

Ia mengatakan perbaikan akan dilakukan untuk fasilitas lapangan futsal, lapangan bola basket dan kelengkapan olah raga lainnya.

Tetapi, sebelum itu, ia bakal melakukan survei terlebih dahulu melalui pihak kecamatan. Maka, evaluasi dan verifikasi akan dilakukan oleh Sudin Pemuda dan Olah raga.

 







Puri > Laporan Utama

Putaran Balik Kolong Tol Kembangan Ditutup

Sabtu, 25 Februari 2017 13:24 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Kolong Tol Kembangan Ditutup.
Kolong Tol Kembangan Ditutup.

Share this





Putaran balik tersebut ditutup karena ada pembangunan saluran penghubung di kolong Tol Outer Ring Road West One (JORR W1).

KEMBANGAN –  Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat Anggiat Banjarnahor mengatakan, dalam rangka membantu Suku Dinas (Sudin) Tata Air membangun Saluran Penghubung (PHB) di kolong Tol Outer Ring Road West One (JORR W1), untuk sementara pihaknya menutup jalan putaran balik simpang Kembangan.

Anggiat menjelaskan, penutupan akan dilakukan mulai mulai Senin (27/2/2017). Pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi bagi pengguna jalan dengan membentangkan spanduk pemberitahuan di lokasi sekitar.

"Sosialisai spanduk pemberitahuan anggota kita disitu berjaga-jaga untuk mengarahkan, spanduk ditempatkan di sisi timur dan barat di dekat lokasi," ujarnya saat dihubungi infonitas.com, Sabtu (25/2/2017).

Dia menghimbau kepada pengguna jalan agar menghidari jalan tersebut dan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemda DKI.

"Supaya paham bahwa Pemda DKI dalam hal ini Sudin Tata Air lagi membangun saluran supaya jangan ada yang kebanjiran di situ biar pun hujan masyarakat lancar perjalanannya, supaya masyarakat ikuti arahan. Sosialisai yang di lakukan pemda," tutupnya







Puri > Laporan Utama

Pembunuh Wanita di Kembangan Tertangkap

Jumat, 24 Februari 2017 14:57 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

Lokasi pembunuhan wanita
Lokasi pembunuhan wanita

Share this





Sesosok mayat wanita ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu rumah kontrakan berlantai 2 di Jalan Raya Salo Basmol RT 11/04, Kembangan Utara, Jakarta

PALMERAH – Pelaku pembunuhan wanita beranak 2 yang terjadi di Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (15/2/2017) telah tertangkap. Namun, Kapolsek Kembangan Kompol Bungin Misalayuk enggan menjelaskan detail.

“Benar, kami sudah menangkap pelaku. Dia kami tangkap di Sorong, Papua kemarin. Diduga pelaku merupakan sebagai kekasih gelap korban.
 Tunggu aja nanti dirilis sama Polres karena kita tim gabungan,” ucapnya melalui pesan singkat, Jumat (24/2/2017).

Sebelumnya, sesosok mayat wanita ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu rumah kontrakan berlantai 2 di Jalan Raya Salo Basmol RT 11/04, Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Sebelumnya, sesosok mayat wanita di temukan tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di leher. Korban diketahui bernama Lia (30)
Peristiwa terjadi di rumah kontrakannya di  Jalan raya Salo Basmol RT 11/04 Kembangan Utara, Jakarta Barat.







Puri > Laporan Utama

Ahok-Djarot Unggul di Jakarta Barat

Kamis, 23 Februari 2017 16:17 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

Ahok-Djarot
Ahok-Djarot

Share this





Ahok-Djarot meraih 613.194 suara. Sedangkan rivalnya, hanya 444.743 suara untuk Anies-Sandi dan 203.107 suara untuk Agus-Sylvi.

PALMERAH – Pasangan cagub-cawagub nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat unggul suara di Jakarta Barat.

Ahok-Djarot mendapatkan 613.194 suara. Adapun rivalnya, Anies Baswedan-Sandiaga Uno hanya meraih 444.743 suara dan Agus-Sylvi 203.107 suara.

Itu merupakan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat, Kamis (23/2/2017) di Ball Room Twins Plaza Hotel, Jalan S. Parman, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.

"Seluruh surat suara yang terpilih oleh ke tiga Paslon tersebut berjumlah  1.261.044 suara. Dengan jumlah pengguna hak pilih mencapai 1.273.822 jiwa," ucap Ketua KPU Jakarta Barat Sunardi Sutrisno di lokasi.

Berikut keseluruhan hasil Jumlah Rekapitulasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat :

DPT    : 1.652.051
DPPH  : 1.633
DPTB  : 54.421
Jumlah pemilih : 1.708.105
Jumlah pengguna hak pilih : 1.273.822
Suara sah : 1.261.044
Suara tidak sah : 12.778
Paslon 1 : 203.107
Paslon 2 : 613.194
Paslon 3 : 444.743
Jumlah : 1.261.044







Puri > Laporan Utama

Rapat Pleno Rekapitulasi KPU Jakarta Barat

Kamis, 23 Februari 2017 15:04 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

Ilustrasi Gudang Logistik Pemilu
Ilustrasi Gudang Logistik Pemilu

Share this





Rapat berjalan kondusif tanpa ada interupsi dari para saksi dan panwas.

PALMERAH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat tengah menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di Ball Room Twins Plaza Hotel, Jalan S. Parman, Slipi, Jakarta Barat.

Penghitungan berdasarkan jumlah surat suara yang ada di 8 kecamatan di Jakarta Barat, yakni Taman Sari, Tambora, Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon jeruk, Kembangan, Kalideres, Cengkareng.

"Kami hari ini sedang ada rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kota Jakarta Barat," ujar Ketua KPU Jakarta Barat Sunardi Sutrisno kepada infonitas.com, Kamis (23/2/2017).

Sejauh ini, rapat berlangsung kondusif tanpa ada interupsi baik dari para saksi pasangan calon atau dari panitia pengawas kepada panitia KPU. “Yang ada lebih banyak memberi masukan untuk perbaikan kinerja ke depannya. Secara umum tidak ada masalah,” pungkasnya.







Puri > Laporan Utama

KPU Jakarta Barat Gelar Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara

Kamis, 23 Februari 2017 12:59 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Suasana penghitungan surat suara KPU Jakarta Barat, di di Ball Room Twins Plaza Hotel, Jalan S Paraman, Slipi, Jakarta Barat.
Suasana penghitungan surat suara KPU Jakarta Barat, di di Ball Room Twins Plaza Hotel, Jalan S Paraman, Slipi, Jakarta Barat.

Share this





Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Jakarta Barat berjalan cukup kondusif.

PAL MERAH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat menggelar rapat rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta 2017, di Ball Room Twins Plaza Hotel, Jalan S Paraman, Slipi, Jakarta Barat.

Pantauan infonitas.com, penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Jakarta Barat berjalan cukup kondusif. Rapat tersebut diikuti oleh seluruh stake holder dan seluruh saksi dari pasangan calon yang berlaga di Pilkada DKI 2017.

Sejumlah layar lebar dibentangkan oleh panitia KPU kota Jakarta Barat, untuk mempermudah peserta melihat seluruh hasil yang telah di hitung secara bersama-sama.

Penghitungan surat dimulai sekitar pukul 10.00WiB. Penghitungan tersebut di mulai dari Kecamatan Taman Sari, Pal Merah, Tambora, Grogol Petamburan, Kebonjeruk dan selanjutnya.

Hingga berita ini di turunkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan surat suara tingkat Kota Jakarta Barat di skorsing karena waktu istirahat.







Puri > Laporan Utama

Sudin Sosial Jakarta Barat Klaim Jumlah PMKS Berkurang

Rabu, 22 Februari 2017 17:56 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Razia PMKS (ist).
Razia PMKS (ist).

Share this





Turunnya jumlah PMKS karena Petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) sudah bersiaga di titik rawan PMKS.

KEMBANGAN – Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Surya mengatakan Penyandang Masalah Kesejahtraan Sosial (PMKS) di wilayah Jakarta Barat menurun. Penurunan tersebut berkat Petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) yang sudah disiagakan di sejumlah titik yang dianggap rawan PMKS.

"PMKS yang sekarang sudah berkurang, sudah tidak seperti dulu lagi. Itu bisa berkurang karena sudah ada petugas P3S yang ditempatkan di titik rawan lamu merah," ujarnya di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (22/7/2017).

Meski sudah berkurang, dirinya tak menampik ada beberapa wilayah yang dianggap masih sangat rawan PMKS. Salah satunya yakni kawasan Grogol tepat di lampu lalulintas Citraland. "Selain di Grogol masih ada wilayah lainya seperti di Cengkreng, Tomang, Slipi, Kota Tua, Jembatan Dua, Lampu Merah Tambora," tuturnya.

Sementara itu, seorang Petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Amir menuturkan, dalam mengamankan PMKS petugas juga kerap kali mendapati perlawanan. Bahkan, tak jarang petugas mendapat tindakan kekerasan saat bertugas.

"Paling rawan di wilayah Grogol, pas di lampu merah Citraland. Saat itu petugas kami mau menghalau pengemis tapi gak terima terus malah di kroyok," pungkasnya.







Puri > Laporan Utama

Polisi Kantongi Nama Pelaku Pembunuhan di Kembangan

Kamis, 16 Februari 2017 12:45 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Petugas mengevakuasi jenazah korban pembunuhan.
Petugas mengevakuasi jenazah korban pembunuhan.

Share this





Menurut sejumlah saksi, sebelum korban tewas sempat terdengar cekcok dengan seorang pria yang diduga sebagai kekasihnya.

KEMBANGAN - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Adnan Syafrudin mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya seorang wanita di dalam sebuah kamar kontrakan di lantai 2, di Jalan Raya Salo Basmol Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (15/2/2017).

"Kemarin sekitar pukul 11:00 siang terjadi tindak pidana yang menewaskan seseorang dengan korban wanita. Kami pun masih terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban. Kami sudah kantongi identitas pelaku yang terindikasi seorang pria," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (16/2/2017).

Menurut sejumlah saksi, sebelum korban tewas sempat terdengar cekcok dengan seorang pria yang diduga sebagai kekasihnya. Suara gaduh itu pun terdengar oleh tetangga sekitar. "Hubungan pelaku dengan korban masih didalami dan kami masih terus mencari pelaku, sejumlah saksi juga sudah kami mintai keterangannya," katanya.

Dikatakan Andi, pihaknya pun sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Polda Metro Jaya. "Kami telah melakukan olah TKP dengan inafis Polda Metro Jaya guna mencari bukti- bukti," tutupnya.

Sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin wanita di temukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan berlantai 2 di  Jalan raya Salo Basmol RT 11/04 Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Ketua RW 04 Andi Suhendi mengatakan, dirinya mengetahui hal tersebut dari seorang warga yang menghubunginya. "Saya di telpon telpon sama pengurus RT ada mayat di rumah kontrakan, kemudian saya langsung meluncur ke tempat pembunuhan," ujarnya saat di lokasi, Rabu (15/2/2017).

Sesampainya di lokasi Andi langsung melihat ke kamar korban dan mendapati sesosok wanita diduga bernama Lia (30) tewas bersimbah darah diatas kasur. Korban tewas mengenaskan dengan luka sayatan di leher bagian depan.

"Kemudian saya ngecek ke atas, saya liat wanita sudah posisi tengkurap meninggal dunia. Menurut cerita ponakan, ada luka sayat di leher depan," tuturnya.

Korban diduga tewas setelah mengalami cekcok dengan pacarnya. Korban yang diketahui janda beranak 2 ini juga disebut-sebut oleh warga sekitar sebagai pekerja malam. "Korban kerjanya malam soalnya kalau pulang kerja selalu pagi. Kayanya sih jadi waiters," pungkasnya.







Puri > Laporan Utama

Alat Peraga Kampanye Masih Terpasang di Kembangan

Kamis, 16 Februari 2017 12:16 WIB
Editor : Dany Putra | Sumber : Pilkada DKI 2017

Alat peraga kampanye masih terpasang di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Alat peraga kampanye masih terpasang di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.

Share this





Selain membuat kumuh, alat peraga kampanye yang masih terpasang dikhawatirkan dapat menjadi alat profovokasi oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

KEMBANGAN – Sejumlah alat peraga kampanye masih terlihat terpampang di sejumlah jalan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Alat peraga tersebut diketahui berupa spanduk dan stiker.

Warga sekitar Kembangan Harun (32) mengatakan, adanya alat peraga kampanye yang terpasang di sejumlah wilayah membuat kawasan tersebut menjadi kumuh. "Udah selesai kampanyenya, spanduknya belum diturunin, mau masangnya doang, turuninnya nggak mau, bikin kumuh aja," ujarnya, Rabu (15/2/2017).

Selain membuat kumuh, alat peraga kampanye yang masih terpasang dikhawatirkan dapat menjadi alat profovokasi oleh pihak yang tak bertanggung jawab. "Takunya ada orang nggak bertanggungjawab dan akhirnya dijadilkan buat provokasi, bisa bahaya itu," tuturnya.

Dia berharap agar seluruh peralatan kampanye yang berada di kawasan Kembangan, Jakarta Barat bisa diturunkan, agar semua kembali netral. Sebab, masa kampanye sudah memasuki masa akhir. "Semoga aja pihak yang bertanggung jawab bisa menurunkan semua alat peraga kampanye," pungkasnya.







Puri > Laporan Utama

Warga Basmol Berebut Lihat Peristiwa Pembunuhan

Rabu, 15 Februari 2017 19:36 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Warga menyemuti lokasi kontrakan janda beranak dua tewas di Jalan Raya Salo Basmol RT 11/04 Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Warga menyemuti lokasi kontrakan janda beranak dua tewas di Jalan Raya Salo Basmol RT 11/04 Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Share this





Ratusan warga yang sejatinya tengah merayakan euforia Pilkada DKI 2017, tiba-tiba perhatiannya tersedot untuk mendatangi lokasi pembunuhan.

KEMBANGAN – Pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah kontrakan berlantai 2, menyedot perhatian warga Jalan Raya Salo Basmol Kembangan Utara, Jakarta Barat. Bahkan, warga berbondong-bondong menyemuti lokasi kejadian, sehingga membuat jalan tersebut macet total.

Ratusan warga yang sejatinya tengah merayakan euforia Pilkada DKI 2017, tiba-tiba perhatiannya tersedot untuk mendatangi lokasi pembunuhan, mereka datang untuk melihat dan berfoto. Bahkan sejumlah warga pun terlihat ada yang berselfie ria didepan kontrakan korban. "Pengen nonton aja, katanya ada pembunuhan di sini, jadi pengen tahu siapa sih yang tewas di bunuh," ujar Rosidi (54) di lokasi, Rabu (15/2/2017).

Peristiwa pembunuhan yang menewaskan janda anak dua itu juga sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Salo Basmol tak bisa dilintasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. "Penuh banget orang, gimana mau melintas saya. Lagi buru-buru mau ke Daan Mogot nih. Emang tuh orang kenapa sih di bunuh?," tutur Taufik pengendara roda dua.

Diketahui, Sesosok mayat berjenis kelamin wanita ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan berlantai 2 di Jalan Raya Salo Basmol RT 11/04 Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Ketua RW 04 Andi Suhendi mengatakan, dirinya mengetahui hal tersebut dari seorang warga yang menghubunginya. "Saya di telpon telpon sama pengurus RT ada mayat di rumah kontrakan, kemudian saya langsung meluncur ke tempat pembunuhan," ujarnya saat di lokasi, Rabu (15/2/2017).

Sesampainya di lokasi Andi langsung melihat ke kamar korban dan mendapati sesosok wanita diduga bernama Lia (30) tewas bersimbah darah diatas kasur. Korban tewas mengenaskan dengan luka sayatan di leher bagian depan.

"Kemudian saya ngecek ke atas, saya liat wanita sudah posisi tengkurap meninggal dunia. Menurut cerita ponakan, ada luka sayat di leher depan," tuturnya.

Korban diduga tewas setelah mengalami cekcok dengan pacarnya. Korban yang diketahui janda beranak 2 ini juga disebut-sebut oleh warga sekitar sebagai pekerja malam. "Korban kerjanya malam soalnya kalau pulang kerja selalu pagi. Kayanya sih jadi waiters," pungkasnya.