Puri > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Tak Ada Mukena dalam Penyitaan 3 Mobil di Palmerah

Senin, 17 April 2017 11:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Denisa Tristianty

Ilustrasi kampanye hitam.
Ilustrasi kampanye hitam.
Foto : istimewa

Share this





H-2 pemilihan gubernur DKI Jakarta, penemuan sembako diduga berfungsi untuk serangan fajar di Palmerah tak ditemukan mukena.

PALMERAH – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat menyatakan penyitaan barang dugaan untuk serangan fajar Pilkada DKI Jakarta tak hanya terjadi di Palmerah. Sementara, terdapat tiga temuan di wilayah berbeda.

“Di Palmerah tidak ada mukena, hanya sembako. Mukena itu ditemukan di Duri Kepa, Kebon Jeruk juga dengan sembako,” kata Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi saat dihubungi Infonitas.com di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Baca : Panwaslu Sebut Fraksi PDI-P Pengirim Sembako di Palmerah

Ia mengatakan penemuan sembako dan mukena berbau barang serangan fajar Pilkada DKI Jakarta di Duri Kepa, Kebon Jeruk dilakukan, Minggu (16/4/2017) kemarin. Bahkan, kata Puadi, di sana juga terdapat brosur kampanye hitam.

“Kalau di Palmerah tidak ada brosur kampanye hitam, hanya sembako,” ujar dia.

Di sisi lain, penyitaan juga terjadi Kalideres, Jakakrta Barat. Sebanyak enam unit mobil muatan sembako dari Paslon Pilkada DKI Jakarta juga ditemukan. Hingga saat ini penyelidikan masih dilakukan dibantu Polsek Kalideres.