Puri > Laporan Utama

Sopir Bus Pasrah, Kendaraannya Terjaring Razia

Selasa, 20 Juni 2017 16:18 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Wahyu Muntinanto

razia yang dilakukan Sudin perhubungan jakarta Barat di terminal bayangan.
razia yang dilakukan Sudin perhubungan jakarta Barat di terminal bayangan.
Foto : Wahyu Muntinanto

Share this








Sopir bus yang terkena razia Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat di terminal bayangan kembangan pasrah kendaraannya di cabut izin trayeknya.

KEMBANGAN – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat terus merazia terminal bayangan yang kerap menyebabkan kemacetan. Hal ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Pada razia yang dilakukan di Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (19/6/2017), Sudin Perhubungan Jakarta Barat masih menemukan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang ngetem di terminal bayangan.

Dua bus yang melanggar izin trayek ditindak aparat. Satu mobil elf juga ikut terjaring. Timin, Komandan Unit Tindak II Sudinhub Jakarta Barat menjelaskan, penindakan dilakukan bersama jajaran Brimob, sesuai laporan dari masyarakat tentang adanya bus AKAP di wilayah kecamatan Kembangan.

Andreas Simamora (43) seorang sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mengaku pasrah saat kendaraanya ditindak petugas Suku Dinas (Sudin) Perhubungan dan Transportasi (Hubtrans) Jakarta Barat.

"yaa mau gimana lagi kalo dikandangin , kita  ngikut aja, biar pengurus busnya," ujarnya, Selasa (20/6/2017).

Bus Jurusan Cirebon- Jakarta itu ditindak lantaran menyalahi ijin trayek dan mengangkut penumpang dari terminal bayangan di jalan srengseng raya, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

"Kalau bisa ya jangan di tindak pak saya kan ca cari makan saja, nanti kalau busnya dikandangin saya mau caria makan pakai apa," pungaksnya.

Baca juga: Sudinhub Jakarta Barat Razia Terminal Bayangan di Srengseng