Puri > Laporan Utama

Sindikat Pencuri Tas di Mal Ciputra Dikeroyok Massa

Kamis, 18 Mei 2017 16:18 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan
Foto : istimewa

Share this








Kedua pelaku sindikat pencuri tasi tertangkap tangan oleh pengunjung dan petugas keamanan dalam Mal Ciputra.

GROGOLPETAMBURAN - Pelaku spesialis pencurian tas di dalam pusat perbelanjaan atau mal, Dedi Junaidi (29) dan Rahman Wijaya (26) babak belur di bagian wajah  karena dikeroyok massa.

Keduanya, tertangkap tangan oleh pengunjung dan petugas keamanan dalam mal saat mencuri tas berisi satu unit HP merk XIAOMI Note 4 warna Abu-abu seharga Rp.4.000.000, milik Irwan Gunawan (52) di Restorant AW Lantai LG Mall Ciputra Jalan S Parman, Kelurahan Tanjung Duren Utara,  Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (17/5/2017) sekira pukul 15.30 WIB.

"Awal mula korban datang ke restoran AW untuk makan, lalu korban duduk di depan kasir, pada saat duduk korban menyimpan tas selempang warna Hitam Merk Palazzo yang berisi HP Xiaomi miliknya dikursi samping kanan tempat korban duduk," kata Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Zaky A Nasution saat dihubungi wartawan, Kamis (18/5/2017).

Dia menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku berdiri di belakang korban, lalu Dedi Supriadi bertugas menutupi pergerakan rekanya Rahman Wijaya yang mengambil tas dengan kedua tangannya. Setelah berhasil mengambil tas slempang milik korban kedua pelaku melarikan diri kearah pintu keluar mal sisi timur.

Baca Juga : Binus Mulai Bangun Kampus di Bekasi

"Saat akan melarikan diri pelaku Dedi dapat ditangkap oleh pengnjung mal dan pelaku Rahman ditangakap petugas security Mal Ciputra Jakarta Barat saat akan kabur  lewat pintu Timur. Selanjutnya pelaku dijemput anggota polsek. Barang bukti dibawa untuk diproses," tuturnya

Zaky mengungkapkan, dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti satu tas selempang warna hitam merk Palazzo dan 1 unit HP merk Xiaomi Note 4 warna Abu-abu.  "Kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman penjara diatas 5 tahun," pungkasnya.