Puri > Laporan Utama

Setelah Digusur, Pemilik Bangunan Liar di Kebon Jeruk Galau

Senin, 17 Juli 2017 18:23 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Wahyu Muntinanto

Penggusuran bangunan liar di Jalan Mangga Raya (ujung Komplek Green Ville), RT002/09 Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (17/7/2017) .
Penggusuran bangunan liar di Jalan Mangga Raya (ujung Komplek Green Ville), RT002/09 Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (17/7/2017) .
Foto : Wahyu Muntinanto

Share this








Setelah rumahnya digusur, warga pemilik bangunan liar di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, galau karena tidak dapat uang pengganti untuk ngontrak rumah baru.

KEBON JERUK – Penggusuran bangunan liar di Jalan Mangga Raya (ujung Komplek Green Ville), RT002/09 Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (17/7/2017) pagi, membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal. Pasalnya, bangunan yang digusur merupakan hunian sekaligus tempat usaha.

Selain kehilangan tempat tingal, warga gusuran juga galau. Sebab, mereka tidak bisa mencari kontrakan atau hunian sementara, lantaran tidak mendapat uang pengganti dari penggusuran tersebut.

"Jadi untuk sementara waktu, saya akan tinggal di rumah saudara," ujar Warsinah, salah satu warga yang bangunan liarnya digusur.

Kendati sadar mendirikan bangunan secara ilegal, Warsinah tetap mengharapkan uang ganti rugi. Pasalnya, kata dia, belasan keluarga di wilayah tersebut tetap membayar iuran untuk bisa menempati lahan dan mendirikan bangunan di sana.

"kami di sini membuka usaha rongsokan, dan kami juga menyewa kok. Jadi kami ingin ganti rugi untuk cari kontrakan lagi," pungkasnya.

Baca Juga : Penggusuran Juga Terjadi di Jakarta Barat, Satpol PP Turun Tangan