Kamis, 11 Januari 2018 15:11:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ronald P. Gerson
Sepanjang 2017, 119 Orang di Jakarta Barat Terjaring OTT Sampah
Ilustrasi OTT sampah.
Foto : istimewa
 

PURI - Operasi Tangkap Tangan (OTT) sampah di tahun 2017, yang digencarkan Permerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melalui  berhasil menangkap sebanyak 199 orang yang membuang sampah sembarangan.

Mereka yang tertangkap tersebut, langsung disidang di tempat dengan membayar denda mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. Denda yang terkumpul dari OTT tersebut, lebih dari Rp 11 juta.

"Total denda yang terkumpul dari hasil OTT sampah tersebut sebanyak Rp 11 juta lebih," ungkap Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat. 

OTT tersebut dilakukan di 8 Kecamatan yang ada di Jakarta Barat, dan tidak hanya warga Jakarta Barat saja yang tertangkap tetapi juga warga dari luar Jakarta juga banyak tertangkap.

"Banyak warga luar Jakarta yang kena OTT sampah dan dikenakan sanksi denda," katanya.

Memasuki tahun 2018, pihak Sudin LH Jakarta Barat akan terus menggencarkan OTT sampah ini. Fokus sasarannya antara lain tempat tempat keramaian seperti kawasan Kota Tua, RPTRA Kalijodo dan kawasan CNI Puri Kembangan.

"Di kawasan Kota Tua sudah mulai dilakukan sosialisasi kepada pengunjung agar tidak buang sampah sembarangan," jelas Edy.

Pihaknya mengimbau seluruh warga peduli lingkungan dan selalu menjaga kebersihan. "OTT buang sampah sembarangan akan terus digencarkan. Ini untuk meningkatkan kesadaran warga agar tidak buang sampah sembarangan. Tindakan tegas berupa sanksi denda akan diberikan bagi yang melanggar," ujarnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda