Puri > Laporan Utama

Sanggar Betawi Tumbal Pitung Jatayu Butuh Perhatian Pemerintah

Senin, 09 Oktober 2017 13:00 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ronald P. Gerson

Anggota sanggar Betawi Tumbal Pitung Jatayu saat lahihan.
Kegiatan latihan sanggat Betawi Tumbal Pitung Jatayu. (Foto: Youtube)
Foto : istimewa

Share this








Tumbal Pitung Jatayu sebagai salah satu sanggar budaya Betawi membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah baik kota maupun pusat.

KOTA BAMBU UTARA - Pemerintah Kota Jakarta Barat terus berupaya melestarikan kebudayaan Betawi. Salah satu caranya dengan pendataan sanggar-sanggar budaya Betawi di wilayahnya. Hal itu dilakukan mengingat ada sanggar yang sudah tidak aktif. 

Sanggar Tumbal Pitung Jatayu yang berada di Kelurahan Kota Bambu Utara adalah salah satu sanggar yang masih aktif. Kiprah sanggar yang berdiri sejak 1972 ini masih tampil di berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, pentas sekolah, acar gebyar dan lainnya. 

“Tidak hanya latihan saja, tetapi mereka (murid) sudah seringkali tampil unjuk kebolehan dalam berbagai event," ujar Baba Amang, Pendiri Sanggar Tumbal Pitung Jatayu.

Diakuinya, kelangsungan sanggar budaya seperti Sanggar Tumbal Pitung Jatayu sangat mengandalkan undangan dari acara atau event. Untuk itu, Baba Amang berharap, bukan hanya Sanggar Tumbal Pitung Jatayu tapi semua sanggar budaya mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah. 

“Permintaan saya sih ga muluk-muluk. Kira sampe kapan sanggar dan perguruan ini dapat perhatian dari pemerintah?” tanya Baba Amang.

Dia mengatakan bantuan dan perhatian itu bisa berupa bantuan peralatan untuk berlatih, seperti perangkat lenong, alat hadroh, marawis dan lainnya. "Kalau memungkinkan, ia berharap ada subsidi untuk honor pelatih," tambahnya.